3 Cara Kreatif Memotret Gerakan

3 Cara Kreatif Memotret Gerakan

447
0
SHARE

Tidak semua foto harus terlihat tajam. Foto blur juga belum tentu jelek. Saat ingin menunjukkan betapa dinamisnya sebuah subjek foto, kita bisa membuat blur secara disengaja. Saat memotret panning sebuah motor, orang akan tahu motor tersebut sedang bergerak.
Ada tiga cara untuk menunjukkan gerakan dalam sebuah foto: panning, memanfaatkan long exposure dan teknik zooming. Mari kita ulas satu persatu:

1. Panning
Teknik panning adalah saat kita memotret sambil menggerakkan kamera mengikuti arah gerakan subjek. Subyek yang kita ikuti akan terlihat lumayan tajam sementara lingkungan sekitar akan terlihat blur sehingga memunculkan kesan motion (gerakan).

– Set kamera di mode shutter priority
– Berapa detik exposure yang dipakai ditentukan oleh kecepatan subjek. Memotret panning orang jogging misalnya butuh 1/20 detik sementara balap mobil bisa 1/100 detik
– Antisipasilah titik fokus subjek lalu gunakan manual fokus
– Cara menggerakkan lensa tentu harus selembut mungkin mengikuti gerakan subjek. Arahnya hanya horisontal, jadi hasil foto panningnya masih enak dilihat
– Jangan terlalu crop ketat dikamera. Beri ruang untuk gerakan subjek, crop di- Photoshop
– Latihan memegang kunci, trial and error kadang adalah sahabat terbaik

2. Long Exposure
Foto long exposure dihasilkan saat kita memotret dengan shutter speed lambat. Long exposure membutuhkan waktu exposure yang biasanya jatuh diangka 1/10 detik atau lebih lambat. Saat memotret long exposure kita membutuhkan tripod yang kuat, remote shutter untuk mengindari getaran, serta butuh waktu. Waktu dibutuhkan untuk mengulang jika kita belum puas.
Long exposure tidak melulu berarti memotret malam hari. Memotret air terjun, laut atau sungai disiang hari dengan air bergerak (dan awan bergerak) menjadi terlihat seperti serat kapas juga termasuk long exposure. Begitu juga foto bulb, star trail, light trail, light painting dan sebagainya. Intinya kita membutuhkan waktu exposure yang lama, supaya benda bergerak terlihat blur.

3. Zoom Blur
Cara ketiga adalah dengan mencoba teknik zooming dengan lensa untuk menunjukkan pergerakan subyek. Teknik ini tentu hanya bisa dilakukan dengan lensa zoom. Teknik zoom blur atau juga biasa disebut zoom burst. 

Source : Majalah DISCOVER BALIKPAPAN Edisi ke 26 Februari 2014

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.