Capturing Supermoon

Capturing Supermoon

377
0
SHARE

Salah satu objek fotografi alam yang menarik adalah fenomena bulan penuh, atau purnama. Setiap bulan, jika langit bersih, bulan memunculkan sensasi yang memikat untuk dieksplorasi. Bagi Anda yang ingin mencoba memotret satelit bumi ini, sobalah beberapa tips berikut:


Untuk mendapatkan hasil maksimal, gunakan mode manual atau shutter priority.


Set kamera untuk fokus di infinity atau gunakan fokus manual untuk memastikan fokus jatuh di bulan. Dengan mode ini kita tak perlu terus-terusan mencari fokus mengingat dalam kondisi agak gelap, fokus sering berubah. Bulan tidak akan bergerak liar, kita bisa mengunci titik fokus di situ.


Jika Anda mengisolasi objek bulan terhadap background langit yang gelap, spot metering adalah pilihan paling tepat. Kecuali jika Anda memotret bulan dengan latar cityscape misalnya, Anda bisa memanfaatkan matrix metering.
Buktikan Bulan Itu Bopeng Dengan Lensa Tele
Kalau anda tidak memiliki lensa super panjang, bisa memanfaatkan teleconverter untuk memanjangkan jangkauan lensa.


Bawa dan pasang tripod, hidupkan vibration reduction/image stabilisation dan kita akan terhindar dari foto-foto yang blur. Anda bisa memakai angka aperture yang aman mulai f/4 sampai f/8.


Jangan terpaku hanya memotret bulan saja, coba juga jadi kreatif dengan memanfaatkan objek sekitar. Bangunan tinggi menjulang. Sebuah pohon yang besar. Pantai. Tiang listrik. Manfaatkan teknik komposisi yang Anda ketahui.

SELAMAT MENCOBA!

[*/bel]

Source : Majalah DISCOVER BALIKPAPAN Edisi ke 31 Juli 2014

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.