Ada Peluang Ada Tantangan

Ada Peluang Ada Tantangan

256
0
SHARE
Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) bertujuan menciptakan ASEAN sebagai pasar tunggal. Kita ketahui bahwa akan terjadi arus bebas atas barang dan jasa, investasi, faktor produksi, modal dan penghapusan tarif bagi perdagangan antar negara ASEAN.
Bagaimana Balikpapan menangkap peluang ini? Pertama, SINERGI antara pemerintah, pengusaha — termasuk pengusaha di level UKM dan lembaga pembiayaan. Kedua, INOVASI terhadap orang dan jasa agar mampu bersaing dan ketiga, kembangkan JARINGAN dengan sesama pengusaha, baik di dalam negeri maupun di negara ASEAN agar dapat diproduksi barang berkualitas dengan harga yang pas/pantas.
Kami yakin Balikpapan sangat mampu berkembang. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Balikpapan yang tertinggi di banding kota/kabupaten lain di Kaltim menunjukkan pencapaian pembangunan di Balikpapan lebih maju dibanding daerah lain di Kaltim.
IPM diukur berdasarkan tingkat harapan hidup, prestasi pendidikan dan penyesuaian pendapatan. Balikpapan berpeluang menjadi kota tujuan dan unggulan di wilayah Kalimantan Timur.
Salah satu keunggulan kota Balikpapan adalah memiliki jumlah angkatan kerja dan usia produktif yang tinggi. Meski hal itu baru diukur berdasar keunggulan kuantitatif (jumlah penduduk) belum keunggulan kualitatif (kualitas).
Untuk menuju keunggulan kualitas dan kinerja unggul, maka tenaga kerja tersebut jelas harus memiliki tingkat pendidikan yang tinggi dan didukung dengan keahlian yang dibutuhkan di dunia kerja. Juga sertifikasi.
Tenaga kerja dengan tingkat pendidikan dan kompetensi rendah hanya akan menghasilan kaum buruh yang terjebak dalam kemiskinan dan bisa jadi juga kebodohan.
Semoga kita tetap berfokus meningkatkan kualitas pendidikan dan keahlian, maka dalam jangka panjang Kaltim akan dapat memanen SDM berkualitas dari daerahnya sendiri. [*]

Source : Majalah DISCOVER BALIKPAPAN Edisi ke 49 Desember 2015

LEAVE A REPLY