Borneo Fishing Club

Borneo Fishing Club

501
0
SHARE
Klub memancing ini berdiri Januari 2006 silam. Saat ini BFC memiliki 43 anggota dengan beragam profesi, mulai dari kapten kapal, pegawai negeri sampai dengan pengusaha. Anggota klub ini menjadikan akhir pekan sebagai waktu mereka untuk berkumpul memancing bersama. Tentu saja dengan spot pemancingan menarik.
Selain mengumpulkan penghobi sama, Borneo Fishing Club (BFC) juga melakukan kampanye catch & release (C&R) Black Bass , atau yang familiar dikenal dengan Kakap Raja.
Balikpapan potensial menjadi destinasi pemancing luar negeri dengan keberadaan ikan muara paling tangguh tersebut. Apalagi, Kakap Raja hanya ada Kalimantan dan Papua.

“Black Bass menjadi daya tarik angler luar untuk datang ke Balikpapan. Singapura dan Malaysia di antaranya,” kata Suwanto, ketua Harian Bidang Eksternal BFC.

Sejak mengetahui istimewanya Kakap Raja yang juga menunjang wisata Balikpapan, khususnya wisata memancing, klub yang digawangi Drs Arbansyah sebagai ketua, gencar melakukan sosialisasi ke sesama pemancing dan masyarakat. BFC memberi contoh dengan melepas kembali demi kelestarian ikan melalui sensasi strike luar biasa itu.

Upaya ini pernah dimuat di majalah Singapura, King Fisher, Sirip dari Malaysia, dan majalah nasional Mancing, pada November 2007 lalu. Lifestyle memancing yang ramah lingkungan memang menjadi konsen BFC saat ini. Melalui event-event yang dilaksanakannya, BFC selalu menyisipkan pesan itu kepada masyarakat luas. Bahkan untuk menjadi anggota BFC, calon peserta harus berpartisipasi menjaga kelestarian Black Bass dengan catch & release, yang dimasukkan dalam syarat khusus anggota.

Tercatat, Wali Kota Cup sudah mencapai gelaran yang ke-empat tahun ini. Skala nasional, BFC pernah menggelar Nusantara Fishing Tournament 2010 di Balikpapan dan Sangatta, pada Desember 2012 lalu. Tertarik bergabung dengan BFC?[eny]

Source : Majalah DISCOVER BALIKPAPAN Edisi ke 19 Juli 2013

LEAVE A REPLY