Bos Ingin Kita Tahu 10 Keinginannya Berikut Ini

Bos Ingin Kita Tahu 10 Keinginannya Berikut Ini

375
0
SHARE

Bila kamu bekerja sebagai karyawan, tentu memiliki atasan atau bos. Seringkali kamu sebagai anak buah merasa serba salah terhadap atasan.

Ingin rasanya mengetahui apa yang ada di dalam pikiran si bos saat sedang bekerja bersama anak buahnya. Namun, kamu dan rekan-rekan mungkin sungkan untuk bertanya. Dikutip dari TIME, inilah beberapa hal yang sebenarnya atasan ingin anak buahnya ketahui:

1. Sikap positif
Dalam hal pekerjaan, kamu nomor satu. Selalu melakukan pekerjaan dengan baik dan menyelesaikannya tepat waktu. Namun, bila sikap di tempat kerja tidak baik, misalnya suka bergosip, pemarah, bertindak semaunya, dan sebagainya, atasan akan mempertimbangkan apakah kamu layak untuk dipertahankan atau sebaiknya didepak saja.

2. Inisiatif
Semakin tinggi jabatan seseorang maka semakin besar tanggung jawab yang diembannya. Begitu pula dengan atasan. Bila kamu punya inisiatif lebih, misalnya ide baru untuk kembangkan bisnis, atau yang sederhana, mengerjakan tugas tanpa atasan harus selalu mengingatkan, itu akan sangat membantunya dan ia akan lebih menghargai.

3. Atasan bukan musuh
Seringkali atasan digambarkan sebagai seseorang yang mengerikan, tidak menyenangkan, pembawa bencana, dan lain sebagainya. Padahal, dibalik semua imejnya yang buruk itu, atasan hanya menjalani aturan perusahaan.

Sama sepertimu, atasan juga seorang anak buah dari atasannya, di mana atasannya itu juga punya atasan. Bos Anda ditugaskan untuk menjalankan perusahaan dengan baik. Namun, tentunya ia tak akan bisa menjalankannya sendirian. Atasan membutuhkan peran serta anak buahnya untuk bersama-sama membangun perusahaan.

4. Bertanyalah
Bila kamu ditugaskan untuk mengerjakan suatu proyek dan ada hal yang tidak kamu pahami, jangan sungkan untuk bertanya kepada atasan. Atasan tidak akan marah, kok. Sebaliknya, dia akan dengan senang hati memberikan jawaban terbaik untuk membantu.

Faktanya, bertanya atau meminta saran kepada atasan saat mengerjakan tugas menunjukkan bahwa kamu bersungguh-sungguh mengerjakan proyek tersebut dengan baik.

5. Kunci dari promosi
Kamu sudah berstatus ‘senior’ di tempat kerja. Tapi belum juga dapat promosi. Sementara anak baru yang bekerja hitungan bulan sudah dapat promosi.

Tak usah pusing, apalagi dimasukkan ke dalam hati. Selalu positif dalam berpikir dan jujur dalam bertindak. Ingin dapat promosi? Bekerjalah yang rajin. Tunjukkan inisiatif dan kerja keras. Berikan atasan alasan untuk mempromosikanmu.

6. Jangan harapkan perlakuan istimewa
Kamu dan atasan akrab bak dua sahabat karib. Atau, memang memiliki hubungan lebih dari sekedar atasan dengan anak buah. Namun, itu tidak bisa dijadikan alasan kamu bisa mendapat perlakuan istimewa darinya di tempat kerja.

Sekali lagi, bekerjalah dengan baik, jujur, dan bersungguh-sungguh. Misalnya, kamu bersedia tetap bekerja pada waktu libur. Dengan begitu, kamu berhak mendapatkan perlakuan istimewa sebagai kompensasi waktu liburmu yang terpakai.

7. Jangan bawa masalah tanpa solusi
Mungkin niatmu baik, yaitu memberitahu atasan tentang hal buruk yang terjadi pada perusahaan. Namun, bila kamu langsung menyampaikannya tanpa ada solusi apapun, maka kamu hanya membuat beban hidupnya kian berat.

Bila kamu memang ingin menyampaikan hal buruk, sebaiknya sertakan dengan solusi. Atau, akan lebih bagus bila menyampaikan hal yang baik tentang perusahaan. Jangan lupa, sampaikan ide brilian untuk kemajuan bisnis perusahaan.

Sikap Anda yang proaktif akan membuat atasan memberi Anda nilai bagus, dan bukan tak mungkin, promosi.

8. Tahan kritik
Atasan suka mengkritik hasil pekerjaanmu? Tak usah tersinggung. Apalagi harus sampai merasa kecewa dan sakit hati.

Atasan mengkritik bukan karena sengaja ingin menyudutkanmu secara pribadi, dan kamu pun seharusnya tidak menanggapinya secara berlebihan. Cukup ambil pelajaran positif dari kritikan itu.

9. Ambil risiko
Kamu sudah merasa nyaman bekerja di zona aman, dimana kamu bisa fokus mengerjakan tugas dan tanggung jawabmu. Nah, akan lebih baik lagi bila kamu sedikit keluar dari zona aman itu. Misalnya, mencoba untuk mengerjakan tugas baru. Tunjukkan bahwa kamu adalah seseorang yang bisa diandalkan dan selalu siap menerima tantangan baru.

10. Tak harus, “Yes, Bos”
Pernahkah kamu berbeda pendapat dengan atasan? Bila ya, selamat. Kamu adalah seseorang kreatif, berani, dan punya inisiatif. Menyampaikan pendapat yang berbeda dari atasan bukanlah hal mudah bagi anak buah manapun. Dibutuhkan keberanian super ekstra untuk sekedar menyampaikannya saja.

Memiliki pendapat yang berbeda dengan atasan bukanlah sesuatu yang salah. Atasan justru akan menilai kamu sebagai seseorang yang memiliki kepedulian tinggi. Kenapa? Karena kamu masih mau menyempatkan diri untuk berpikir demi melahirkan pendapat itu.

Sebaliknya, bila kamu selalu ‘iya-iya’ saja dengan ide atau pendapat atasan, atasan justru akan menilai kamu sebagai pekerja yang malas.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.