Home Travel Tradisi Unik Ramadan di Berbagai Negara

Tradisi Unik Ramadan di Berbagai Negara

803
0

Setiap Ramadan, masyarakat di beberapa daerah memiliki tradisi hingga makanan khas tersendiri yang hanya bisa kamu temui di bulan suci. Di Indonesia saja, kamu bisa menemui beberapa makanan khas yang hanya ada saat puasa.

Untuk tradisi masyarakat misalnya, kamu akan menikmati pemandangan anak-anak berkeliling kampung sambil bershalawat jelang sahur ataupun setelah tarawih. Sedangkan pusat perbelanjaan di kota-kota besar dibanjiri dengan diskon dan ornamen-ornamen bernuansa Ramadan.

Berikut ini adalah tradisi unik Ramadan yang bisa kamu jumpai di berbagai negara.

India

Meski mayoritas beragama Hindu, masyarakat India sangat menghormati umat Islam yang berpuasa. Dalam menyambut Ramadan, pria India memiliki tradisi menghiasi mata mereka dengan kohl (sejenis celak mata). Di jalan-jalan juga akan ditemui pedagang yang menjual Pheni, yakni sejenis mie yang digoreng kering dan dihidangkan dengan susu. Pheni juga merupakan menu yang disajikan untuk makan sahur.

Jepang

Ada satu masjid besar di Tokyo yang menjadi pusat umat muslim bernama Tokyo Camii & Turkish Culture Centre. Setiap bulan Ramadan masjid ini mengadakan acara buka puasa bersama dan menghidangkan makanan khas Turki secara gratis bagi yang berkunjung.

Dubai

Saat bulan Ramadan restoran-restoran di Dubai banyak yang tutup hingga matahari terbenam, pusat perbelanjaan di buka hingga pagi dini hari. Menariknya, para pekerja di Dubai memiliki jam kerja lebih pendek karena kantor-kantor diwajibkan memangkas waktu kerja dari biasanya.

Jerman

Umat muslim di Jerman sebagian besar berasal dari Turki, maka saat Ramadan nuansa Turki di Jerman begitu terasa. Di kota Berlin misalnya, saat Ramadan sering diadakan festival untuk memperkenalkan kebudayaan Islam dan saat hari kemenangan diadakan pesta Zuckerfest, yang berarti pesta manis.

Rusia

Waktu puasa di Rusia cukup panjang, yakni sekitar 17 jam. Saat berbuka puasa umat muslim di Rusia justru malah menyantap makanan Turki bernama Shawarma, seperti roti kebab yang berisi daging dan sayuran. Makanan khas Turki yang satu ini cukup mudah untuk dibuat sendiri di rumah. Selain bahan-bahannya mudah didapat, pembuatannya pun tidak merepotkan.

Mesir

Dalam menyambut bulan Ramadan, umat muslim di Mesir memeriahkannya dengan memasang lampu tradisional yang disebut lampu Fanus. Lampu ini dipasang di pintu gerbang atau balkon rumah sehingga suasana malam pada bulan Ramadan begitu semarak.

Source : Beritagar

Previous articleApa Definisi Membaca di Era Serba Digital Saat Ini?
Next articleAgar Jari Tidak Tersesat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.