Home Entertainment Mengapa Satu Negara Mengemudi di Sisi Kiri Sementara Negara Lainnya di Kanan?

Mengapa Satu Negara Mengemudi di Sisi Kiri Sementara Negara Lainnya di Kanan?

862
0

Awalnya, semua orang melaju di sisi kiri saat menggunakan jalan. Keadaan mulai berubah saat kuda dan kereta besar menguasai jalanan.

Namun, peraturan ini mulai berubah pada abad ke-18, saat orang-orang di Amerika mengendarai wagon yang ditarik oleh sejumlah kuda. Kereta berdimensi besar ini cenderung mendominasi jalanan dan memaksa orang untuk mengalah.

Awalnya wagon di Amerika tak memiliki tempat duduk bagi pengemudi. Jadi, pengendali akan duduk di bagian kiri belakang kuda penarik wagon. Posisi ini akan memudahkan kusir untuk mengendalikan seluruh kuda yang ada dengan kendali di tangan kiri, sementara alat pemecut digenggam di tangan kanan.

Hal ini pun memaksa pengguna jalan untuk berpindah dari sisi kiri ke sisi kanan jalan, karena pengemudi wagon ingin memastikan bahwa kereta mereka tak bertabrakan dengan pengendara lainnya. Dengan kondisi pengemudi yang duduk di sebelah kiri, pemantauan jalan akan lebih mudah dilakukan jika wagon dijalankan di sisi kanan.

Warna biru menunjukkan negara yang memiliki peraturan mengemudi di sisi kiri, sedangkan warna merah mengindikasikan negara yang menetapkan sisi kanan untuk mengemudi. (Wikimedia Commons/Benjamin D. Esham)
Warna biru menunjukkan negara yang memiliki peraturan mengemudi di sisi kiri, sedangkan warna merah mengindikasikan negara yang menetapkan sisi kanan untuk mengemudi. (Wikimedia Commons/Benjamin D. Esham)

Akhirnya pada 1792, Pennsylvania mengeluarkan undang-undang bahwa sisi jalan yang resmi untuk dilalui dalam berlalu lintas adalah di sisi kanan. Dengan cepat, peraturan ini pun meluas ke bagian lain di Amerika dan Kanada.

Di Eropa sendiri, peraturan mengemudi di sisi kanan jalan dimulai dari Prancis. Beberapa mengatakan bahwa ini dilakukan untuk menentang Paus, ada pula yang berpendapat bahwa mereka tak ingin menetapkan peraturan yang sama dengan Inggris.

Ada pula yang menganggap hal ini ditetapkan oleh Napoleon, yang menyebarkan peraturan ini ke negara-negara yang ia taklukkan. Sementara itu Inggris masih tetap menggunakan peraturan mengemudi di sisi kiri jalan. Hal ini diakibatkan karena wagon besar tak bisa dikemudikan di jalanan London yang sempit, dan Napoleon tak bisa menundukkan Inggris.

Indonesia dan Suriname mengadaptasi peraturan mengemudi di sisi kiri jalan dari Belanda. Tetapi, warga Belanda sendiri akhirnya menggunakan sisi kanan jalan untuk berkendara akibat pengaruh Napoleon.

Source : National Geographic Indonesia

Previous articleJelajah Minuman Indonesia, Ada Cerita Dalam Tiap Teguknya
Next articleEmpat Cara Paling Jitu Perpanjang Usia Baterai Smartphone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.