Menjelajahi Sisi Lain Timur Tengah

Menjelajahi Sisi Lain Timur Tengah

490
0
SHARE

Di mata Traveller — asal Indonesia khususnya — Timur Tengah identik dengan wisata religi. Padahal, di sana punya sisi lain yang menawarkan pesona alam, kemegahan, sampai keajaiban. Jadi, jangan pernah mengira kalau Timur Tengah hanya ada penampakan “kontras” gurun pasir yang gersang dan futuristiknya gedung-gedung pencakar langit.

Lalu, apa saja yang bisa kita jajaki di sana? Berikut ulasannya.

1. Destinasi Tak Biasa

Arab Saudi erat kaitannya dengan umat Muslim, karena negara ini disebut Tanah Suci dengan adanya Masjidil Haram dan Kabah di dalamnya yang merupakan kiblat salat. Bicara soal pariwisata, siapa sangka ada banyak destinasi yang tidak biasa dan bikin geleng-geleng kepala.

Setidaknya ada 4 destinasi yang tak biasa di Arab Saudi, yaitu kawah gunung di tengah padang pasir (Al Wahbah – 4 jam dari Jeddah), jalan lurus terpanjang di dunia (Highway 10 – sepanjang 260 km dari Al Hasa sampai ke Al Batha), kastil yang kesepian (Qasr Al Farid – di Mada’in Saleh, 400 km sebelah barat Madinah) dan batu terbelah dua (Al Nasla – di Padang Pasir Tayma, pertengahan Madinah-Dumah).

UNIK: Al-Wahbah, kawah gunung di tengah padang pasir.
UNIK!: Al-Wahbah, kawah gunung di tengah padang pasir.
TERPANJANG DI DUNIA: Highway 10 merupakan jalan lurus terpanjang di dunia dengan panjang mencapai 260 km dan menghubungkan dua kota, Al Hasa dan Al Batha.
TERPANJANG DI DUNIA : Highway 10 merupakan jalan lurus terpanjang di dunia dengan panjang mencapai 260 km dan menghubungkan dua kota, Al Hasa dan Al Batha.
KESEPIAN: Satu-satunya kastil yang ditemui di padang pasir di kawasan Arab Saudi, Qasr Al Farid.
KESEPIAN: Satu-satunya kastil yang ditemui di padang pasir di kawasan Arab Saudi, Qasr Al Farid.
TERBELAH: Pemandangan aneh dan tak biasa bernama Al Nasla ini dapat ditemui di Padang Pasir Tayma, pertengahan Madinah-Dumah.
TERBELAH: Pemandangan aneh dan tak biasa bernama Al Nasla ini dapat ditemui di Padang Pasir Tayma, pertengahan Madinah-Dumah.

2. Gunung Es di Dalam Mal

Namanya adalah Ski Dubai, sebuah ski resort indoor yang memiliki konsep di pegunungan Alpen. Tempat ini terbilang unik karena berada di dalam sebuah mal, tepatnya di Mall of Emirates, Al Barsha, Dubai. Resort ski ini dibuka pada November 2005 oleh pengembang Majid Al Futtaim Group.

Ski Dubai memiliki beberapa area yang dibagi ke dalam beberapa bagian seperti snow park, tempat bermain ski, snowboarding, snowbullet dimana penunjung dapat bermain flying fox di atas salju dengan panjang lintasan 150 meter, hingga bertemu dengan penguin.

Wahana-wahana tersebut terdapat di dalam kawasan seluas 22.500 m2. Suasananya juga didukung dengan pepohonan cemara dan suhu yang mencapai -1 derajat celcius.

TAK KALAH UNIK: Gunung es hadir di dalam sebuah mal di Dubai.
TAK KALAH UNIK: Gunung es hadir di dalam sebuah mal di Dubai.

3. Gurun Pasir Berwarna Putih

Gurun pasir identik dengan warnanya yang kecoklatan. Namun di Farafra, Mesir ada gurun pasir yang berwarna putih sejauh mata memandang. Gurun pasir berwarna putih ini bak lautan garam. Gurun ini bernama White Desert atau dalam bahasa lokalnya disebut Sahara El Beyda. Sahara sendiri merujuk pada kata gurun, sementara El Beyda berarti putih.
Warna putih yang ada di gurun pasir yang terletak di Kota Farafra — 7 jam dari Kairo — ini berasal dari gugusan dan butiran halus batuan kapur. Bebatuan kapur di gurun itu membentang hingga sepanjang 20 km dan berwarna putih, sehingga gurun pasirnya pun terlihat putih bersih.

Tak hanya itu, bentuk batuan kapurnya pun sangat tidak biasa, bahkan bisa dikatakan aneh. Ada yang berbentuk jamur hingga yang berbentuk es krim. Bentuk-bentuk aneh pada bebatuan kapur ini diyakini sudah terjadi berabad-abad silam akibat fenomena geologis berupa erosi, depresi dan badai yang terjadi di Mesir.

DISELIMUTI KAPUR: Warna putih di atas gurun pasir di Mesir ini berasal dari bebatuan kapur yang terbentang sepanjang 20 km.
DISELIMUTI KAPUR: Warna putih di atas gurun pasir di Mesir ini berasal dari bebatuan kapur yang terbentang sepanjang 20 km.

4. Pantai Cantik di Beberapa Negara

Dari Mesir hingga Dubai di Uni Emirat Arab, terdapat aneka pantai cantik yang menjadi sisi lain dari negara Timur Tengah, yakni Sharm El Luli (Mesir), Pantai Jumeirah (Uni Emirat Arab), Al Mamzar Beach Park (Uni Emirat Arab), Pantai Shark’s Bay (Mesir), Pantai Yerusalem (Israel), Ras um Sid (Mesir), Pantai Marina (Uni Emirat Arab), Pantai Dado (Israel), Pantai Frishman (Israel) dan Sharm El Naga (Mesir).

Al Mamzar Beach Park.
Al Mamzar Beach Park.
Dubai Marine Beach.
Dubai Marine Beach.
Pantai Jumeirah.
Pantai Jumeirah.
Pantai Shark Bay.
Pantai Shark Bay.
Pantai Ras um Sid.
Pantai Ras um Sid.
Sharm El Luli.
Sharm El Luli.

5. Tempat-tempat yang Seperti di Planet Lain

Timur Tengah menyimpan banyak destinasi yang belum diketahui orang banyak. Destinasi yang bikin geleng-geleng kepala, karena dicap memiliki fenomena dan bentangan alam yang membuat kita, serasa tidak sedang berada di Bumi saja.

Setidaknya ada 3 tempat di Timur Tengah ini yang dianggap seperti di planet lain, seperti bukan di Bumi, yakni Kawah Amguid (Gurun Sahara, Aljazair), Pulau Socotra (Yaman) dan Badab-e Surt (Mazandaran, Iran).

Kawah Amguid.
Kawah Amguid.
Pulau Socotra.
Pulau Socotra.
Badab-e Surt.
Badab-e Surt.

6. Pohon Kambing yang Ajaib

Tak hanya kaya sejarah, Maroko ternyata juga punya pepohonan unik. Bukannya penuh daun, dahan-dahannya malah penuh dengan kambing. fenomena pohon kambing ini sebenarnya adalah hal yang lumrah dan bisa dijelaskan secara ilmiah. Faktanya, pohon kambing ini disebut sebagai Pohon Argan, tanaman berkayu khas padang pasir yang sebenarnya penampilannya sangat biasa bernama latin Argania spinosa.

Buah yang dihasilkan pohon Argan berbentuk polong, berukuran 2-4 cm, dan sangat disukai oleh kambing Maroko. Aroma buahnya manis, dengan daging buah yang berbulir-bulir, dan di dalamnya tersimpan biji yang sangat keras. Demi mendapatkan buah Argan, kambing-kambing ini rela memanjat pohon hingga ke percabangan paling ujung sekalipun. Itu lah mengapa Pohon Kambing ini diisi dengan beberapa ekor kambing di cabang pohonnya.

SANGAT TAK LAZIM: Pemandangan aneh nan tak lazim ini dapat kita jumpai di Maroko.
SANGAT TAK LAZIM: Pemandangan aneh nan tak lazim ini dapat kita jumpai di Maroko.

7. Istana di Atas Bukit Batu

Adalah Dar Al Hajar, sebuah istana batu yang menjadi ikon dari Negara Yaman di Timur Tengah. Istana tersebut memang tidak biasa, karena berdiri di atas tumpukan batu alami yang berada di Lembah Wadi Dhahr. Jaraknya sekitar 15 km dari ibu kota Sanaa. Istana batu tersebut merupakan kreasi dari seorang tokoh spiritual Islam yang dikenal sebagai Imam Yahya Muhammad Hamiddin. Diketahui pembangunannya dilakukan pada tahun 1930.

Dengan berkeliling di dalam istana lima lantai tersebut, kita akan dibuat kagum dengan bangunan berarsitektur Yaman yang masih terjaga itu. Melihat bagian dapur hingga gudang penyimpanannya, kita seakan dibawa ke masa di mana Imam Yahya hidup. Walau arsitektur Istana Dar Al Hajar sangat otentik di dalam, tapi keindahan yang sesungguhnya hanya dapat dilihat dari luar. Istananya seakan tampak menumpuk dan menempel pada sebuah batu.

IKON YAMAN: Istana unik di atas tumpukan batu alami hasil kreasi manusia di tahun 1930.
IKON YAMAN: Istana unik di atas tumpukan batu alami hasil kreasi manusia di tahun 1930.

8. Salju di Maroko

Maroko identik dengan tenda-tenda pasar dan iklim yang berudara panas. Tapi siapa sangka, ternyata ada salju di Maroko. Tidak seperti kota lain di Maroko yang dikenal panas, Ifrane malah dikenal sejuk dan memiliki salju. Terletak di ketinggian 1.664 Mdpl, Kota Ifrane disebut juga sebagai Swiss-nya Maroko.

Bahkan pada saat musim dingin, temperatur di Ifrane bisa menjadi sangat dingin. Gunung-gunung serta pohon yang ada di sekitar Ifrane pun akan ditutupi oleh salju. Uniknya, temperatur di Ifrane pernah mencapai minus 24 derajat celcius atau yang terendah di benua Afrika.

SWISS-NYA MAROKO: Fenomana alam yang aneh di kota Ifrane, Maroko. Seperti diketahui, Maroko yang berada di Benua Afrika terkenal dengan suhunya yang panas. Justru di salah satu kotanya ada yang bersalju, bahkan pernah mencapai suhu minus 24 derajat celcius.
SWISS-NYA MAROKO: Fenomana alam yang aneh di kota Ifrane, Maroko. Seperti diketahui, Maroko yang berada di Benua Afrika terkenal dengan suhunya yang panas. Justru di salah satu kotanya ada yang bersalju, bahkan pernah mencapai suhu minus 24 derajat celcius.

Perlahan tapi pasti, Ifrane mulai menjadi destinasi liburan. Tak sedikit masyarakat Maroko hingga wisatawan yang datang ke Ifrane untuk berlibur hingga bermain ski dan salju. Oleh sebab itu, tidak heran apabila Ifrane menyandang predikat sebagai Swiss dari Maroko. [net]

Source : Majalah DISCOVER BALIKPAPAN Edisi ke 56 Agustus 2016

LEAVE A REPLY