7 Gestur yang Menandakan Kalian Stres Tingkat Tinggi

7 Gestur yang Menandakan Kalian Stres Tingkat Tinggi

212
0
SHARE

Dalam aktivitas sehari-hari, banyak hal yang bikin kita sedih, galau, atau bahkan tertekan. Entah itu soal pekerjaan, asmara, keluarga, pertemanan, atau bahkan pikiran-pikiran random-mu sendiri yang meresahkan. Sebenarnya tanpa disadari tubuh kita punya alarmnya sendiri untuk mengenali tanda-tanda stres. Nggak cuma perkara pikiran yang kerap kacau nggak karuan, tapi juga ada pertanda-pertanda fisik yang sebenarnya bisa kamu rasakan.

Sayangnya tanda-tanda ini sering kali nggak terbaca atau mungkin memang sengaja kamu abaikan. Padahal stres bukan perkara sepele yang bisa dicuekin begitu saja. Nanti kamu sendiri lho yang rugi. Kalau tanda-tandanya kamu ketahui sejak dini, tentu stres bisa cepat diatasi. Bahaya ‘kan kalau sampai berlanjut jadi depresi? Mumpung belum terlambat, yuk lebih dekat dengan diri sendiri. Kenali tanda-tanda stres tingkat tinggi ini biar kamu bisa cepat cari solusinya.

P.S. Terus kalau sudah tahu, ya jangan terus diabaikan ya!

1. Meredam emosi jadi hal yang paling menyulitkan. Menghadapi apa-apa kamu penginnya marah-marah aja

Jadi emosian dan gampang marah via www.expertehilft.de

Memang kalau sedang stres, emosi seringnya jadi susah dikontrol. Mau nyebrang jalan nunggunya lama, sebal. Menunggu ojek online tiga menit nggak dihubungi, kesal. Ada teman mengajak ngobrol baik-baik, eh malah marah. Duh, kamu kenapa? Salah satu gejala pertama stres adalah hilangnya kemampuan kamu untuk menoleransi orang lain. Jadi kalau kamu sudah mulai gampang marah-marah begini, coba deh mulai intropeksi diri. Apa yang mengganggumu akhir-akhir ini?

2. Napas terengah-engah padahal tidak sedang olahraga. Lebih baik kamu segera mencari penyebab stresnya

Napas gampang terengah-engah via pillingout.com

Serangan panik dan stres tingkat berat bisa juga terjadi saat kadar oksigen di otak nggak ideal. Nah, ini bisa dikenali dari cara kamu bernapas. Saat sedang dalam kondisi stres, biasanya kita akan lebih banyak melibatkan pundak dan punggung saat bernapas. Ini juga bisa jadi tanda kalau denyut jantung dan tekanan darahmu meningkat.

Jadi, kalau kamu sering ngos-ngosan padahal nggak sedang olahraga, atau napas jadi berat padahal kamu nggak sedang flu, itu tadanya pikiranmu sedang tertekan. Bila sudah sering mengalami ini, mungkin kamu butuh cuti dan liburan.

3. Kamu nggak bisa diam. Selalu menyibukan diri dengan banyak hal, padahal kamu sendiri bingung sebenarnya sedang apa

Terlalu menyibukan diri sendiri via www.spannerlearning.com

Tahukah kamu kalau terkadang pikiran jadi musuh kita yang paling kejam? Nggak jarang ‘kan kita ketakutan dengan sesuatu yang sebenarnya cuma ada di pikiran saja. Nah, salah satu bentuk stres tingkat tinggi adalah nggak bisa diam. Kamu sibuk ke sana ke mari, melakukan ini padahal sebenarnya kamu sibuk menenangkan pikiranmu.

Hmm, merasa familiar dengan gejala itu? Kalau iya, segera buat rencana refreshing ya? Misalnya seru-seruan di acara pelepasan balon HBDI alias Hari Belanja Diskon Indonesia di mall-mall dan pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia tanggal 1 Agustus 2017 nanti. Siapa tahu dengan melepaskan balon, penat dan stresmu juga ikut terlepaskan.

4. Pola tidur jadi berantakan. Kadang kamu bisa tidur seharian, tapi nggak jarang juga kamu menghabiskan malam dengan mata tak terpejam

insomnia via spryliving.com

Umumnya kita menganggap kalau stres biasanya jadi nggak bisa tidur. Sering terbangun tengah malam dan mungkin kelaparan. Sebenarnya yang perlu diwaspadai adalah pola tidur yang berubah. Stres bisa bikin kamu susah tidur sampai insomnia, tapi ngantuk seharian juga bisa jadi tanda kalau kamu sedang tertekan. Mana nih yang sedang kamu alami?

Nah, sudah tahu kan kalau gangguan tidur bisa mengganggu kesehaan plus kecantikan? Kalau nggak mau itu terjadi buruan cari solusi. Misalnya dengan berolahraga karena olahraga bisa membuat tubuh lebih bugar dan pikiran nggak butek lagi. Kamu bisa jogging setiap pagi, atau ikutan event lari bareng kayak HBD Run To Shop, the first Urban Trail concept di Indonesia di acara Car Free Day Sudirman – Thamrin tanggal 13 Agustus 2017 nanti. Nggak cuma lari dan melepas penat, kamu bisa kenalan dengan banyak orang ‘kan?

5. Nggak diet tapi berat badan turun? Jangan senang dulu, karena terkadang itu terjadi bila stres sudah mulai menekanmu

Berat badan turun padahal nggak diet via www.rd.com

Berat badan turun nggak selamanya menjadi kabar baik lho. Kalau tanpa sebab dan kamu bahkan nggak lagi mengikuti pola diet, tentu harus diperhatikan juga. Stres bisa membuat berat badanmu fluktuatif alias naik-turun. Karena kalau lagi stres ada dua kemungkinan yang terjadi nih: jadi lupa makan, atau jadi makan melulu. Coba pikirkan lagi. Jadi jangan cuek lagi soal nafsu makan. Berkurang atau bertambah, itu semua ada alasannya.

6. Ke kiri dan ke kanan, rasanya badan sakit semua kalau digerakan. Itu tanda bahwa syaraf tubuhmu sedang tegang semua

Badan sakit semua via www.descriptionari.com

Nggak usah disangkal, stres di pikiran bisa berdampak juga ke tubuhmu secara fisik. Kalau kamu mulai mengalami sakit kepala menahun, sakit perut, sakit rahang, pokoknya seluruh tubuh terasa kaku dan sakit saat digerakan, itu artinya syarafmu dalam kondisi tegang. Yuk dilemaskan dengan cara olahraga. Atau kamu yang suka jalan-jalan ke mall, bisa juga coba atur jadwal jalan-jalan untuk membebaskan diri dari tekanan.

Kabar baiknya, tanggal main HBDI sudah dekat nih, yaitu tanggal 15-27 Agustus 2017 di Gambir Expo, JIExpo Kemayoran dan tanggal 17-20 Agustus di seluruh pusat perbelanjaan di Indonesia. Di sini kamu bisa belanja seru karena ada lebih lebih dari 500 brand domestik dan internasional yang ikut tergabung di event ini. Khawatir soal harga? Ah, justru di sini nih kamu bisa dapat barang berkualitas dengan diskon yang mencapai 72%! Kurang keren apa?! Kamu yang stresnya sudah tingkat tinggi sampai badan sakit semua, mendingan jalan-jalan ke acaranya untuk melepas penat. Habis belanja-belanja, pasti kamu lebih semangat!

Nah, sambil menunggu badai diskon di HBD Run To Shop nanti, kamu bisa ikutan event-event seru yang tadi. Relaksasi dengan pelepasan balon atau sehat bareng dengan HBD Run To Shop, kamu bisa pilih sendiri. Psstt...jangan kaget dan kepo ya kalau kamu lihat kotak kado besar di berbagai sudut kota dan mall ;p

7. Mendadak jadi suka yang manis-manis. Bukan berarti hidup tambah manis, itu justru tanda kamu sedang stres abis

Jadi suka makan manis via webgelato.com

Dalam tubuh kita ada yang namanya hormn kortisol, yaitu hormon yang bertugas melawan stres. Saat tubuh merasakan alarm-alarm stres, kortisol ini diproduksi oleh otak untuk mengendalikannya. Nah, hormon kortisol ini bisa didorong oleh yang manis-manis. Jadi kalau kamu mendadak hobi beli es krim, cokelat, permen, dan yang manis-manis, itu mungkin bukan karena lagi pengin saja. Melainkan karena tubuhmu butuh lebih banyak asupan gula untuk meredakan stres hebat yang mungkin nggak kamu sadari.

Memang sih tubuh kita punya mekanisme yang hebat untuk mengenali dan mengatasi stres itu. Tapi tetap saja kesadaran dari diri sendiri itu perlu. Biar stres nggak berlarut-larut, segera cari penyebab dan solusinya ya! Kasihan tubuhmu kalau cuekin melulu, padahal sedang butuh perhatianmu.

Source : Hipwee.com

LEAVE A REPLY