Menuju Smart City, Seluruh Transaksi Bakal Cashless

Menuju Smart City, Seluruh Transaksi Bakal Cashless

217
0
SHARE

E-Parking Hadir di Bandara Sepinggan

Oleh: Harry F. Darmawan/GoDiscover

EFISIENSI dalam bertransaksi merupakan salah satu indikator suatu daerah dikatakan maju. Elektronifikasi pembayaran berbagai kebutuhan masyarakat ini juga masuk dalam program Pemerintah Pusat.

Mendukung hal tersebut, kini telah hadir layanan e-Parking di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan. Titik terbaru ini melengkapi titik-titik yang sudah dilengkapi dengan layanan Kartu Uang Elektronik (Kartu Unik), yakni SPBU dan parkir di Balikpapan Super Blok (BSB) dan Plaza Balikpapan.

Kepala Perwakilan BI KPw Balikpapan Suharman Tabrani mengungkapkan, elektronifikasi transaksi ini merupakan pekerjaan koordinatif. “Jadi ini bukan hanya pekerjaan perbankan, pemerintah daerah atau Angkasa Pura. Tapi semua dari kita, warga Balikpapan,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, hadirnya e-Parking ini menjadi bukti dukungan program Pemerintah Pusat tersebut. “Ini juga jadi bukti bahwa Balikpapan sudah termasuk kota modern,” lanjut Suharman.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi yang hadir pada peresmian e-Parking ini mengatakan, transaksi dengan Kartu Unik ini lebih mudah, lebih simple lebih efektif dan lebih aman. “Ini juga mengurangi biaya pemerintah dalam mencetak uang tunai,” sambungnya.

Dikatakan mudah karena kartu ini bisa didapat masyarakat di mana saja, baik di mall, pertokoan modern maupun perbankan.

Namun, kenyamanan yang ditawarkan Kartu Unik ini bukan berarti tanpa kendala. Belum terbiasanya warga dalam bertransaksi cashless-lah yang menjadi kendalanya. Banyak orang yang masih lebih nyaman dengan memegang uang tunai.

“Kalau belum lihat fisik uangnya, jadi kayak enggak ada uang gitu. Sama seperti orang sarapan, kalau bukan makan nasi dibilang belum sarapan,” timpal Rizal.

PERLUAS CAKUPAN DI SEMUA TRANSAKSI

Transaksi cashless di gerbang parkir Bandara SAMS Sepinggan ini ternyata bukan menjadi yang pertama yang dilaksanakan pihak PT. Angkasa Pura I Balikpapan selaku pengelola bandara.

General Manager Angkasa Pura I Balikpapan Handy Heryudhitiawan memaparkan, sebelumnya cash less sudah dilaksanakan pada transaksi di cargo. “Cargo kami transaksi per harinya mencapai 150 ton. Ini yang terbesar ketiga di Angkasa Pura I dan semuanya cashless,” sebutnya.

Dirinya menambahkan, transaksi cargo cashless di Bandara SAMS Sepinggan ini juga menjadi yang pertama dibanding di daerah lain. “Kami jadi role model pelaksanannya untuk di wilayah lain,” imbuhnya.

Sebagai informasi, kontribusi retribusi dari Bandara SAMS Sepinggan ke PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Balikpapan sebesar 30%. Pihak Angkasa Pura I Balikpapan setiap bulannya menyetor sebesar Rp 600 – 700 juta. “Berarti dalam setahun kami menyetor sampai Rp 8,4 miliar,” ujar Handy.

Ke depan, pihak Angkasa Pura I Balikpapan memungkinkan seluruh transaksi di Bandara SAMS Sepinggan dilakukan dengan cashless. “Di Bandara SAMS Sepinggan ada 55 mitra yang bisa digandeng untuk ini,” pungkasnya. [*]

LEAVE A REPLY