Beli 5 Suvenir Ini, Kamu Bakal Ditertawakan Warga Lokal

Beli 5 Suvenir Ini, Kamu Bakal Ditertawakan Warga Lokal

200
0
SHARE

Saat traveling ke luar negeri, kita sering membeli suvenir khas dari negara itu. Tapi pelajari dulu faktanya, salah-salah kamu ditertawakan warga lokal lho!

Liburan ke luar negeri, banyak turis yang ingin merasakan beraktivitas seperti warga lokal atau membeli suvenir khas dari negara itu. Tapi jika kita tidak tahu fakta di baliknya, warga lokal justru akan menertawakan kita lho traveler.

Berikut hal-hal yang bisa membuat kamu ditertawakan warga lokal:

1. Beli Jam Mahal di Swiss

Swiss memang dikenal sebagai negara produsen jam paling top di dunia. Banyak merk jam mewah yang berasal dari Swiss. Sebut saja Rolex, Hublot, Breitling, Tag Hauer, hingga Audemars Piguet dibuat di sini.

Tapi beli jam mewah ini langsung di Swiss adalah hal yang tidak bisa dimengerti oleh warga lokal di sana. David Mirabella yang asli Swiss, adalah salah satunya

“Saya terkadang berpikir, mengapa turis jauh-jauh datang ke Swiss buat membeli jam-jam ini. Padahal mereka bisa membeli jam yang sama di Hong Kong, Tokyo, atau bahkan Sao Paolo. Ada banyak barang mewah yang bisa dibeli tanpa kamu harus traveling ke negara asalnya,” kata David seperti dikutip dari The Sun.

2. Beli Topi Sombrero di Spanyol

Turis yang liburan ke Spanyol, biasa membeli souvenir topi sombrero, topi lebar yang terbuat dari jerami dengan warna-warni yang khas. Rupanya, suvenir yang sering dibeli turis ini salah kaprah.

Menurut Paula Llanguas, warga lokal Spanyol, topi sombrero ini bukan berasal dari negaranya, melainkan dari Meksiko.

“Meksiko dan Spanyol memang berbicara bahasa yang sama. Saya bisa mengerti jika turis membeli montera, topi torero yang klasik. Tapi kalau beli topi sombrero dari Meksiko?,” ujar Paula heran.

3. Beli Street Food di India

Turis yang liburan ke India, pasti tertarik untuk mencoba street food yang banyak dijual di pinggir-pinggir jalan. Terlepas dari soal higienitas, secara rasa street food ini menarik untuk dicoba, terutama oleh turis-turis bule.

Masalahnya adalah, menurut Kirtana Gopakumar, salah satu warga India, makanan India dari sananya sudah bercita rasa pedas. Seharusnya turis-turis itu bilang ke penjual, kalau dia memesan yang tidak pedas.

“Melihat turis-turis ini kepedasan lalu minum air, sampai mengeluarkan sumpah serapah sungguh sangat menghibur. Ini India bung, kami menciptakan makanan pedas. Saran saya? Selalu sertakan tulisan ‘not spicy‘ pada setiap menu yang kamu pesan,” kata Kirtana.

4. Beli Air Suci di Israel

Liburan ke Israel, turis-turis sering membeli ‘Holy Water‘ alias air suci dalam kemasan botol. Air suci ini dipercaya berasal dari Sungai Jordan, tempat di mana Yesus Kristus dibaptis.

Tapi menurut Eial Teomy, salah satu warga lokal Israel, suvenir ini sungguh menggelikan. Soalnya kita tidak bisa memastikan apakah air kemasan tersebut betul-betul air suci atau tidak.

“Satu botol kemasan air suci dari Holy Land dijual US$ 10 (Rp 137.000). Air ini apakah berasal dari Sungai Jordan atau dari air keran, kita tidak bisa memastikan. Kamu bisa membuat botol air sucimu sendiri, tinggal ambil botol kosong lalu isilah dengan air dari Sungai Jordan, jadi deh,” ungkap Teomy.

5. Beli Bra dari Tempurung Kelapa di Hawaii

Terakhir adalah turis sering membeli satu set bra dari tempurung kelapa serta rok rumbai-rumbai yang terbuat dari rumput khas Hawaii. Gambaran itulah yang lekat dengan gadis-gadis asli Hawaii.

Tapi faktanya adalah, betul zaman dulu orang-orang Hawaii mengenakan rok rumbai-rumbai dari rumput. Tapi soal bra dari tempurung kelapa? Itu sama sekali bukan pakaian warga asli Hawaii, melainkan hanya gambaran tokoh-tokoh kartun saja. Setidaknya begitu menurut Martin Bayer, salah satu warga Hawaii.

“Ya, orang asli Hawaii dulu pernah mengenakan rok rumbai-rumbai dari rumput. Tapi kalau bra dari tempurung kelapa itu karangan belaka. Saya sejujurnya tidak tahu mengapa ada orang yang mau membeli suvenir pakaian seperti ini, tapi buktinya banyak turis yang membelinya hampir di setiap penjuru Waikiki,” ucap Bayer.

Nah, kamu masih berminat membeli suvenir-suvenir tadi setelah membaca ini? (wsw/wsw)

Source: Detik Travel

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.