Jangan Keburu Heboh! Ada Penjelasan Ilmiah Soal Kesamaan Kalender 2018 dengan 1979

Jangan Keburu Heboh! Ada Penjelasan Ilmiah Soal Kesamaan Kalender 2018 dengan 1979

148
0
SHARE

Jejaring sosial baru-baru ini heboh. Banyak netter yang mengunggah foto dan berbagai artikel mengenai kalender 2018 yang ternyata sama dengan tahun 1979 silam.

Ya, perhitungan tanggal dan hari di 2018 ini sama persis dengan pada tahun 1979 lampau. Salah satu contohnya, tanggal 1 Januari 2018 kemarin jatuh pada hari Senin, demikian halnya dengan tahun 1979.

Setelah menimbulkan kehebohan, rupanya hal ini bukanlah kejadian ajaib yang hanya terjadi tahun 2018 atau 1979 saja. Kalender masehi sendiri memang memiliki siklus, sehingga akan berluang setiap beberapa tahun. Berikut penjelasannya:

1. Siklus Kalender Masehi

Pertama, kalender masehi akan berulang dalam 28 tahun sekali. Artinya setiap 28 tahun, hitungan, urutan dan jumlah hari dalam kalender akan sama. Namun perlu dicatat, berulangnya urutan tersebut hanya berlaku pada tahun masehi saja. Tidak mempengaruhi perhitungan Hijriah, pranoto mongso Jawa, maupun sistem kalender lainnya.

2. Perhitungannya:

Selain siklus 28 tahunan, kalender masehi juga dapat dihitung berdasarkan pola 6-11-11. Maksudnya, hari-hari dan urutan tanggal akan berulang dalam 6 tahun atau 11 tahun sekali.

Kita ambil contoh tahun 2001 silam seperti dilansir IDN Times. Pada 2001, tanggal 1 Januari jatuh pada hari Senin. Enam tahun kemudian yakni pada 2007, tahun baru akan jatuh di hari yang sama menurut pola 6 tahun.

Contoh kedua, pola 6 tahunan boleh jadi tidak berlaku karena ada tahun kabisat yang jumlah harinya 366 setiap 5 tahun sekali. Misalnya saja untuk mendapati kalender sama persis dengan 2018, kita harus menunggu 11 tahun yakni pada 2029. Di tahun tersebut, jumlah hari dan urutan tanggal akan sama, tahun baru 1 Januari juga akan jatuh pada hari Senin.

Nah, kalau kamu masih menyimpan kalender lama dan penasaran, bisa kamu cek sendiri loh! (wk/kr)

Source: Wow Keren

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.