20 Orang Terkaya di Dunia, Hanya 3 dari Asia

20 Orang Terkaya di Dunia, Hanya 3 dari Asia

349
0
SHARE

Majalah Forbes baru-baru ini merilis daftar orang terkaya di dunia untuk tahun 2018. Setelah sekian lama, posisi pendiri Microsoft Bill Gates sebagai orang paling tajir di dunia akhirnya tergeser.

Pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos menjadi orang terkaya nomor satu dunia dengan kekayaan mencapai 112 miliar dollar AS. Sementara itu, Gates tergeser ke posisi kedua dengan kekayaan mencapai 90 miliar dollar AS.

Yang menarik, mayoritas dari 20 orang terkaya di dunia berasal dari AS. Tercatat ada 13 orang warga Negeri Paman Sam yang masuk dalam 20 besar orang terkaya di dunia.

Selain Bezos dan Gates, ada antara lain investor kawakan dan pendiri Berkshire Hathaway Warren Buffett, pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg, serta pendiri Koch Industries Charles dan David Koch. Selain itu, ada pula pendiri Oracle Larry Ellison.

Hanya ada tiga orang Asia yang masuk dalam daftar 20 besar orang terkaya di dunia versi Forbes. Ketiga orang tersebut ialah Pony Ma Huateng, Mukesh Ambani, dan Jack Ma.

Ma Huateng atau Pony Ma, yang merupakan pendiri dan CEO Tencent, berada pada peringkat 17. Kekayaan pria berusia 46 tahun tersebut tercatat sebesar 45,3 miliar dollar AS.

Sementara itu, Mukesh Ambani berada pada peringkat 19 dengan kekayaan mencapai 40,1 miliar dollar AS. Ambani, pria 60 tahun asal India, adalah pendiri dan pimpinan Reliance Industries Limited, perusahaan terbesar India berdasarkan valuasi pasar.

Adapun Jack Ma, pendiri dan pimpinan Alibaba Group, berada pada peringkat 20. Kekayaan pria berusia 53 tahun tersebut mencapai 39 miliar dollar AS.

Perkembangan jumlah miliarder di China memang fantastis. Pada tahun 2017 saja, China memiliki 210 orang miliarder baru berkat perkembangan pesat pada sektor teknologi dan properti.

India pun mencatat perkembangan yang signifikan dalam hal jumlah miliarder, dengan penambahan sekitar 31 orang pada tahun 2017 lalu. Perkembangan ini sejalan dengan cemerlangnya kinerja pasar saham India.

Source: Kompas Ekonomi

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.