2 Alasan Kenapa Paus Bertubuh Besar

2 Alasan Kenapa Paus Bertubuh Besar

190
0
SHARE

Terkuak sudah alasan mengapa paus bertubuh besar. Mempertahankan panas tubuh di lautan nan dingin adalah yang utama.

Paus telah berevolusi dari mamalia darat berkaki empat seukuran serigala hingga jadi salah satu mamalia terbesar di Bumi.

Seperti para ilmuwan, Anda mungkin juga meyakini bahwa ukuran paus jadi begitu besar karena lautan memberi mereka ruang dan kemampuan untuk mengapung. Sebuah studi baru menawarkan pemikiran yang sama sekali berbeda.

Menurut studi yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences ini, ada dua faktor yang membuat mamalia air begitu besar. Yang pertama adalah kebutuhan untuk menghemat panas tubuh, dan yang kedua adalah seberapa banyak hewan itu bisa makan.

Lewat riset ini juga terungkap bahwa pertumbuhan mamalia sebenarnya lebih terkendala dalam air daripada di darat. Para ilmuwan dari Stanford dan Louisiana Universities Marine Consortium menjelaskan ada batasan seberapa besar mamalia laut dapat tumbuh. Ini dipengaruhi oleh kebutuhan energi.

Menurut ilmuwan, mamalia yang terlalu kecil berjuang untuk mempertahankan panas dalam air laut yang dingin. Sementara mereka yang terlalu besar harus menangkap cukup makanan untuk tetap hidup.

Studi ini meneliti data pada 3.859 spesies hidup dan 2.999 spesies yang telah punah. Peneliti menemukan bahwa ketika mamalia darat hidup di air, ukuran mereka berevolusi sangat cepat menjadi lebih besar.

“Banyak orang melihat hidup di air lebih membebaskan mamalia, tetapi apa yang kami lihat justru sebenarnya lebih menghambat,” sebut Profesor Jonathan Payne, dari Stanford University di AS.

Jadi, bukannya air memungkinkan mamalia tumbuh semakin besar. Tapi ketika hidup di dalam air, mamalia haruslah bertubuh besar, tak ada pilihan lain.

Ukuran tubuh yang lebih besar membantu mamalia air mempertahankan panas dalam air yang lebih dingin daripada suhu tubuh mereka sendiri.

“Ketika Anda bertubuh kecil, Anda akan kehilangan panas begitu cepat di dalam air, tidak ada cara untuk makan makanan yang cukup untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat,” ungkapnya.

Para peneliti menemukan kebutuhan energi mamalia air meningkat dengan ukuran pada tingkat yang lebih cepat daripada kemampuan mereka untuk mengumpulkan makanan. Akibatnya, kisaran ukuran yang layak untuk mamalia laut lebih kecil daripada untuk rekan-rekan mereka di darat.

Paus balin, yang menyaring kawanan krustasea kecil ke dalam mulut mereka, memiliki metode makan yang lebih hemat energi daripada paus bergigi. Ini memungkinkan mereka tumbuh besar.

Keluarga ikan paus balin termasuk paus biru panjang 98 kaki, hewan terbesar yang pernah ada di muka bumi. Ukurannya berkisar antara enam meter dan tiga ribu kilogram sampai ada yang panjangnya 34 meter dengan berat 210 ton.

“Ikan paus sperma tampaknya jadi yang terbesar tanpa adaptasi baru. Satu-satunya cara untuk menjadi sebesar paus balin adalah dengan sepenuhnya mengubah cara makan,” ujar penulis utama riset Will Gearty, seorang mahasiswa pascasarjana Stanford.

Dinukil Live Science, tak semua mamalia laut besar. Ada juga spesies anjing laut yang lebih kecil dan banyak spesies lumba-lumba yang tidak mencapai 1.000 pon.

Ini sebenarnya membantu karena tidak semua mamalia laut berjuang untuk mengisi ceruk ekologi yang sama.

“Sebaliknya, mereka menyebar di berbagai ukuran,” lanjut Gearty.

Lalu ada berang-berang, yang termasuk kecil untuk mamalia laut. Seperti catatan rilis pers riset, ini mungkin karena berang-berang menghabiskan waktu yang cukup lama di darat.

National Geographic menulis, menurut Chris Venditti, seorang ahli biologi evolusi di University of Reading di Inggris yang tidak terlibat dalam penelitian baru ini, ukuran tubuh adalah salah satu ciri paling penting untuk dipelajari pada hewan.

“Jika Anda akan mengukur satu hal pada hewan, sebaiknya itu ukuran tubuh karena hal itu berhubungan dengan banyak hal lain,” kata Venditti.

Dengan mengetahui ukuran hewan, peneliti bisa menyelisik bagaimana ia bergerak juga tingkat metabolismenya.

Source: Beritagar.id

LEAVE A REPLY