Pemkab Penajam Bayari Iuran BPJS 63 Ribu Warga

Pemkab Penajam Bayari Iuran BPJS 63 Ribu Warga

158
0
SHARE

Kartu BPJS Kesehatan. Ilustrasi (net)

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Penajam) menyiapkan Rp 20,3 miliar untuk membayar iuran Badan Pemeliharaan Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) warga kurang mampu di daerah ini. Rencana tersebut diungkap Wakil Bupati Penajam, Hamdan, kepada pers, belum lama ini.

Pembayaran iuran BPJS Kesehatan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019. Menurut wakil bupati, saat ini tercatat jumlah warga Penajam yang ditanggung pembayarannya sebanyak 63 ribu orang. “Pemerintah akan melakukan verifikasi dengan cermat, agar calon penerima bantuan iuran kepsertaan BPJS Kesehatan tepat sasaran,” ungkap Hamdan.

Bentuk verifikasi yang dilakukan adalah dengan mencocokkan peserta dengan data nomor induk kependudukan. Data ini telah tersentral dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat. Lebih jauh, wakil bupati mengingatkan aparatnya untuk mendata mereka yang memiliki hak. “Jangan sampai masyarakat yang termasuk kategori penerima bantuan tercatat dalam program ini,” ingatnya.

Karena itu, proses verifikasi dilakukan bersama Dinas Sosial dengan BPJS Kesehatan. Hal ini, selain emnghindari penerima manfaat adalah orang yang berhak, juga untuk menghindari kepesertaan ganda. “Kami tidak ingin persoalan tersebut terjadi di Penajam,” harap wakil bupati.

Dalam Peraturan Presiden No 101 Tahun 2011, kriteria penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan adalah fakir miskin dan orang yang tidak mampu. Yang dimaksud fakir miskin adalah orang yang memiliki sumber mata pencaharian namun tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar bagi diri sendiri dan keluarga.

sedangkan yang disebut orang tidak mampu dalam Perpres tersebut adalah orang yang hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar dan tidak mampu membayar iuran bagi diri dan keluarganya.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.