Tiga Mitos Isi Bensin Kendaraan

Tiga Mitos Isi Bensin Kendaraan

212
0
SHARE

Mengisi tangki bahan bakar minyak (BBM) kendaraan jadi hal yang wajib dilakukan ketika bahan bakar mulai menipis. Di kalangan pengguna kendaraan bermotor sendiri berkembang tiga mitos seputar pengisian bahan bakar.

Ada yang menganggap mengisi bahan bakar di malam hari lebih baik daripada saat di siang hari. Ada juga yang berkata, mengisi bensin di SPBU jangan saat proses pengisian tangki oleh truk BBM. Dan ada juga pengendara yang menggoyangkan mobil saat proses pengisian bensin.

Lalu benarkah ketiga anggapan tersebut?

“Untuk yang pertama, secara teknikal saya tidak pernah studi secara khusus. Artinya mau isi bensin pagi, siang, sore, atau malam sih nggak masalah. Cuma memang ada yang bilang jangan mengisi bensin saat terik matahari. Karena evaporasi (penguapan) bensin sangat tinggi. Sehingga debit bensin yang masuk ke tangki lebih sedikit dari takaran yang tertera di dispenser,” ujar Koordinator Eksekutif Technical Service Astra Daihatsu Motor Anjar Rosadi.

“Tapi itu kan kata orang ya. Personally, saya nggak pernah membuktikan sih. Karena setahu saya bentuk nozzle atau pump itu ya kalau debit angin itu sebenarnya dia nggak ngitung,” terang Anjar.

Lanjut ke mitos nomor dua, menurut Anjar banyak orang beranggapan saat isi bensin waktunya jangan berbarengan dengan truk BBM yang mengisi bensin ke tangki SPBU.

“Alasannya, karena otomatis endapan-endapan di bawah tangkinya akan keaduk. Dan potensi kesedot ke tangki kendaraaan Anda. Tapi balik lagi, ini kan hanya kata orang ya,” lanjut Anjar.

Lanjut mitos ketiga, menurut Anjar, banyak pengendara mobil yang menggoyang-goyangkan bodi mobil saat mengisi bahan bakar. Tujuannya agar udara yang terperangkap keluar, dan bahan bakar terisi maksimal.

Namun Anjar sendiri tidak setuju dengan pandangan tersebut. “Karena dalam bahan bakar sendiri itu ada sistem pernapasan. Yang artinya, ketika bensin diisi, kalau ada udara terjebak di bawahnya dia akan keluar dengan sendirinya tanpa perlu digoyang,” terang Anjar.

Anjar menambahkan jika ada udara yang terjebak dalam tangki mobil akan keluar dengan sendirinya setelah nozzle diangkat.

“Misal ketika teman-teman ngisi, terus kan biasanya gaslift berhenti. Itu artinya dia ketahan sama udara kan. Setelah (nozzle) diangkat, otomatis kan udaranya keluar. Tanpa digoyangin, level bensinnya akan menyesuaikan sendiri,” pungkas Anjar.

Source : https://oto.detik.com/

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.