Dear Milenial, Ini 6 Kebiasaan Simpel yang Bisa Jaga Kesehatanmu

Dear Milenial, Ini 6 Kebiasaan Simpel yang Bisa Jaga Kesehatanmu

118
0
SHARE

Generasi milenial merupakan sebutan bagi mereka yang terlahir pada rentang tahun 1980 hingga 2000. Jika kamu termasuk di dalamnya, kemungkinan kamu juga jadi salah satu dari milenial yang sulit menjaga kesehatan.

Dunia modern dengan berbagai kebiasaan tidak sehatnya seperti gaya hidupsedenter, pola makan dan tidur yang buruk, serta kurangnya olahraga bisa meningkatkan risiko mati muda. 

Alasan ‘menikmati hidup selagi muda’ tak bisa mencegahmu dari menjaga kesehatan. Erin Synder, MD, seorang profesor kedokteran dan klinis di University of Alabama mengatakan semakin cepat kita membiasakan hidup sehat, semakin mudah untuk menjaganya.

Dikutip dari SELF, berikut kebiasaan simpel yang bisa kamu coba lakukan mulai dari sekarang:

1. Medical check up setidaknya sekali dalam setahun

Kesibukan seharusnya tak menjadi alasanmu untuk mengabaikan kesehatanmu dan tidak sempat untuk mengecek kesehatan secara rutin. Medical check up tak perlu sering-sering dilakukan, bisa dilakukan setidaknya sekali dalam setahun atau enam bulan sekali.

Biasanya dalam medical check up akan ditawarkan paket, bergantung dari paket mana yang kamu ambil, kamu bisa mengecek secara rutin kesehatanmu. Bisa jadi ada penyakit yang diam-diam berada di tubuhmu, masa ingin diabaikan?

Kemudian, sangat disarankan untuk memiliki satu dokter yang dirasa cukup nyaman untuk konsultasi, dan buatlah check up tahunan bersama dokter tersebut, sehingga kamu memiliki riwayat klinis.

“Kamu punya seseorang yang mengetahuimu dan riwayatmu, dan kamu merasa nyaman berbicara dengannya,” kata Amber Tully, MD, seorang dokter keluarga di Cleveland Clinic.

2. Bergeraklah sesuai yang kamu senangi

Sudah jelas olahraga sangat esensial untuk kesehatan yang baik bagi usia berapapun. Namun bagi milenial di usia 20 hingga 30-an, merutinkan olahraga sangat baik untuk membuatmu tetap awet muda dan terhindar dari penyakit degeneratif di usia tua nanti.

Dr Synder menyebut rentang usia tersebut merupakan waktu yang sangat baik untuk membiasakan berolahraga. Saat hidupmu terasa berantakan, olahraga bisa membantumu termotivasi. Misalnya, kamu mencoba setahun menikmati olahraga yoga, tak terasa kamu akan terbiasa untuk memprioritaskan waktu untuk hal itu sesibuk apapun kegiatanmu. 

Carilah aktivitas olahraga yang kamu senangi, mau di dalam gym atau di luar ruangan. Atau yang ekstrem sekalipun. Jika kamu belum menemukannya, saat bereksperimen mencoba beberapa jenis olahraga, siapa tahu jatuh cinta. Setelah itu, rutinkan waktu berolahraga sesuai jadwal yang terbaik untukmu.

3. Daripada membeli, coba memasak

Generasi milenial dengan kehidupan modern-nya mungkin akan lebih nyaman dan terbiasa untuk membeli makanan ketimbang memasak, menimbang sedikitnya waktu yang dipunyai. Padahal, memasak tidak memerlukan skill yang sangat tinggi, lho. 

“Belajar memasak merupakan skill vital untuk dilakukan di usia 20-an. Tujuannya adalah untuk membuat daftar dari makanan yang disukai, sehingga membuatnya jauh lebih mudah untuk mengisi tubuh dan pikiran dengan cara apapun yang membuatmu merasa lebih baik, plus hal itu bisa jadi cara yang hebat untuk menghemat uang,” jelas Dr Synder. 

Kamu bisa membiasakan diri untuk memasak mulai dengan mempersiapkan bahan-bahannya di malam hari. Dengan memasak, kamu juga bisa bereksperimen soal rasa yang kamu inginkan. Memasak tidak perlu sulit, kamu bahkan juga bisa menemukan beberapa resep yang mudah di internet. 

4. Begadang jangan begadang?

Tidur yang cukup mungkin menjadi barang langka bagi generasi milenial. Padahal tidur cukup dan baik juga menjadi salah satu kunci penting bagi kesehatan, namun dengan terbatasnya waktu sering diabaikan dan disepelekan. Waduh!

Kurangnya waktu tidur tidak hanya membuatmu merasa ngantuk di siang hari, namun juga membuatmu mudah marah dan sulit untuk fokus. Alhasil, aktivitasmu bisa terganggu bahkan terhambat. Cobalah untuk memprioritaskan tidur 6-7 jam sehari, mempraktekkan sleep hygiene, dan membiasakan waktu tidur dan bangun yang sama.

Seperti kata Rhoma Irama: Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya. Begadang boleh saja, kalau ada perlunya!

5. Jangan stres-stres amat

Generasi milenial tercatat tinggi soal mengalami depresi dan stres. Dengan kehidupan modern yang super hectic, sudah jelas kesehatan jiwa bisa menjadi sangat rentan.

Oleh karena itu, sangat penting untukmu menyisihkan waktu sebagai manajemen stres. Bisa jadi apa saja, olahraga, meditasi, quality time bersama teman, bersantai sambil membaca buku, terapi, bahkan detoks media sosial. Apapun!

Dr Synder mencatat untuk membuatnya konsisten agar menjadi kebiasaan. “Kamu butuh untuk meluangkan waktu, menjadwalkannya dalam kalender juga bisa membantu,” lanjutnya.

6. Selalu pakai tabir surya

Kulit yang sehat dan kencang menjadi salah satu ‘harta’ para generasi milenial. Terkadang untuk urusan menjaga kulit dianggap hanya kerjaan wanita, namun mengenakan tabir surya bukanlah sesuatu yang memalukan untuk pria.

Tinggal di negara tropis dengan siraman sinar matahari hampir sepanjang waktu bisa meningkatkan risiko terkena kanker kulit. Mengenakan tabir surya adalah cara paling baik untuk mengurangi efek paparan radiasi sinar ultraviolet, yang bisa merusak kulit dan menyebabkan penuaan dini. 

Gunakan tabir surya di wajah dan leher tiap kali kamu bepergian keluar, dengan SPF setidaknya 30 atau disesuaikan dengan warna kulit. Gunakan juga kacamata hitam dengan perlindungan UV, batasi waktu berada di luar ruangan ketika siang hari atau sinar matahari terik, dan gunakan pakaian panjang, topi ataupun payung.

Source : https://health.detik.com

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.