Studi Sebut Mengendus Bau Cokelat Bisa Bantu Berhenti Merokok

Studi Sebut Mengendus Bau Cokelat Bisa Bantu Berhenti Merokok

119
0
SHARE
Mengendus bau cokelat bisa bantu berhenti merokok. Foto: iStock

Merokok menjadi salah satu aktivitas yang paling banyak dilakukan oleh orang Indonesia. Semua pasti setuju, bahwa untuk berhenti melakukannya merupakan hal yang sangat sulit dilakukan.

Beberapa gagal dalam prosesnya, beberapa berhasil namun butuh waktu yang lama. Akan tetapi, sebuah studi menyebutkan ada satu hal simpel yang mungkin tak pernah terpikirkan oleh kita dapat membantu berhenti merokok: mengendus bebauan yang menyenangkan. 

Waduh, bau apa saja nih? Nah menurut studi tersebut, hanya dengan mencium bebauan seperti cokelat, vanila dan peppermint dapat menurunkan keinginan untuk ‘sebat’, seperti dikutip dari¬†Metro.co.uk.

Studi yang dilakukan oleh University of Pittsburgh ini mengungkapkan bahwa perokok yang bahkan tidak berkeinginan untuk berhenti bisa mengurangi intensitasnya merokok sekitar 23 persen saat mereka mencium bebauan yang mereka senangi. Hal ini dibandingkan dengan 14 persen perokok yang mencium bau rokok atau bebauan netral. 

“Intervensi baru amat sangat dibutuhkan untuk membantu jutaan perokok yang berusaha berhenti namun kesulitan, bahkan dengan pengganti nikotin. Menggunakan bebauan yang menyenangkan untuk mengganggu rutinitas merokok akan menawarkan metode yang berbeda dan baru untuk mengurangi keinginan (merokok), dan hasil kami untuk tujuan ini sangat menjanjikan,” kata Dr Michael Sayette, ketua studi tersebut.

Ia melanjutkan, hasil dari studi ini menunjukkan bahwa bebauan ini dapat memberikan dampak positif bagi kemampuan seseorang untuk berhenti merokok, walau para ahli mengakui bahwa alasan di baliknya masih belum jelas. 

Dr Sayette juga mencatat bahwa riset lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk melihat apakah strategi ini dapat berguna dengan atau tanpa kombinasi dari pendekatan lainnya. Apakah kamu juga punya cara yang efektif untuk berhenti merokok? Coba yuk bagikan di kolom komentar!

Source : https://health.detik.com

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.