Mi Instan untuk Makan Malam? Ini Saran Dokter Agar Lebih Bergizi

Mi Instan untuk Makan Malam? Ini Saran Dokter Agar Lebih Bergizi

78
0
SHARE

Makan mi instan memang selalu jadi guilty pleasure ya. Mau makan, tapi nggak sehat. Cuman memang ya kita nggak bisa memungkiri hasrat untuk makan mi instan kadang terlampau tinggi sehingga tak bisa dihindari. 

“Kadang kita juga musti fleksibel sih, misal di satu tempat nggak ada makanan lain selain mi instan masa kita nggak makan? Tapi kan kalau mi instan yang tinggi kan natriumnya, garamnya. Jadi kalau sangat terpaksa, ini bukan rekomendasi saya ya tentunya, kita akalin deh,” tutur spesialis gizi klinis, dr Diana Suganda MKes, SpGK, saat dijumpai detikHealth, Selasa (16/7/2019)

Dokter yang lebih akrab disapa Diana ini mengatakan banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengakali agar mi instan yang kita konsumsi tidak membahayakan bagi tubuh. Seperti tidak konsumsi dalam jangka waktu yang berdekatan.

“Jarangin, misal sebulan sekali. Atau kita rebus, airnya dibuang kita ganti pakai air lain. Terus kan mi instan isinya cuman karbo kan, tambahin protein jadi ada telornya, ada sayurnya kita potong-potong kasi sawi, kol,” tambahnya. 

Pada kesempatan yang sama, Chef Steby Rafael juga mengingatkan agar tidak usah menggunakan bumbu atau penyedap rasanya. Sebab kandungan garam dan pengawetnya bisa jadi sangat tinggi.

“Kalau mau lebih sehat, nggak usah pakai MSG-nya, ganti pakai kaldu yang dibuat sendiri. Memang agak repot ya kalau bikin satu-satu begitu jadi baiknya kita bikin banyak terus disimpan di-ziplock gitu lalu letakkan di kulkas,” pungkas Chef Steby.

Source : https://health.detik.com

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.