Ingin Berkurban? Ini Tips Memilih Hewan Kurban yang Baik

Ingin Berkurban? Ini Tips Memilih Hewan Kurban yang Baik

43
0
SHARE

Hari Raya Idul Adha 2019 yang akan jatuh pada hari Minggu (11/8/2019) biasanya identik dengan penyembelihan hewan kurban. Mengurbankan hewan sehat merupakan salah satu kriteria yang disyariatkan dalam Islam. Lantas bagaimana cara memilih hewan kurban yang sehat?

Drh Supratikno, MSi, PAVet, Kepala Tim Peneliti Penyembelihan Halal Science Center (HSC) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) menyebutkan beberapa ciri hewan yang sehat.

“Ciri hewan sehat ialah yang aktif bergerak, nafsu makan baik, rambut atau bulu tidak kusam, cermin hidung basah, mata bersinar, mulut, hidung, dan anus bersih,” katanya saat dihubungi detikHealth, baru-baru ini.

Selain itu, berdasarkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), ada beberapa kriteria yang harus ada pada hewan yang akan dikurbankan.

1. Sehat

Tentu saja hewan yang akan dikurbakan harus sehat. Saat membelinya, ada beberapa tata cara untuk menilai hewan tersebut sehat atau tidak.

– Hewan dilihat dari sisi kanan, kiri, depan, dan belakang terlihat normal.
– Mintalah pedagang untuk menjalankan hewan, karena hewan yang sakit cenderung terlihat lemas dan enggan berjalan.
– Periksa kaki dan kukunya, pastikan tidak ada luka.
– Coba berikan makanan, hewan sehat memiliki nafsu makan yang baik.
– Lihat secara seksama lubang tubuh dan mata, pastikan tidak terlihat tanda hewan buta atau sakit mata.
– Periksa cermin hidung, bila kering itu menunjukkan hewan sedang sakit atau demam.

2. Tidak cacat

Periksalah apakah ada suatu kekurangan pada hewan tersebut, misal telinga rusak, ekor terpotong, pincang, buta, atau buah zakar (testis) tidak lengkap.

3. Tidak kurus

Jangan beli hewan yang kurus. Kurus atau tidaknya suatu hewan dilihat dari adanya tonjolan tulang-tulang rusuk atau iga, tulang bagian pinggang, dan tulang bagian pinggul.

4. Cukup umur

Ingat, saat membeli hewan kurban tanyalah pada pedagang usia hewan tersebut. Untuk kambing atau domba setidaknya sudah genap satu tahun atau memasuki tahun kedua (13 bulan). Untuk sapi, minimal berusia dua tahun atau memasuki tahun ketiga (25 bulan).

Source : https://health.detik.com

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.