Lima Ribu Menara Telekomunikasi Berdiri di Perbatasan

    41
    0
    SHARE

    Upaya pemerintah menggelar jaringan telekomunikasi berkualitas tinggi terus dilakukan. Melalui perusahaan BUMN telekomunikasi, Telkomsel, lebih dari lima ribu menara telekomunikasi (BTS) telah beroperasi di wilayah perbatasan negara lain.

    Menara tersebut bediti mulai perbatasan Singapura, Malaysia, Vietnam, Timor Leste, Australia, Filipina hingga Papua Nugini.

    Di samping itu, secara khusus lebih dari 14.500 unit BTS (yang terdiri dari BTS Reguler dan BTS Merah Putih, serta BTS USO bersama dengan pemerintah melalui BAKTI) telah Telkomsel operasikan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal)

    Bahkan sekitar 7.800 unit dari BTS di wilayah 3T tersebut merupakan BTS broadband yang siap mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam mengakses layanan data.

    “Telkomsel konsisten untuk terus memberikan layanan telekomunikasi khususnya layanan broadband dengan menggelar infrastruktur jaringan di seluruh wilayah Indonesia. Komitmen ini dilakukan Telkomsel dalam membangun infrastruktur jaringan yang merata di negara Indonesia, termasuk seluruh wilayah di pulau Kalimantan,” kata Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini.

    Di Kalimantan, Telkomsel telah menggelar sekitar 17.800 unit Base Transceiver Station (BTS), dimana sekitar 11.400 di antaranya merupakan BTS broadband.

    Di pulau ini, jaringan Telkomsel telah menjangkau lebih dari 90% wilayah serta layanan-layanan broadband juga telah kami hadirkan untuk mengakselerasi terbentuknya ekosistem gaya hidup digital masyarakat. Bahkan di Kalimantan kami telah mengadopsi teknologi terbaru yaitu 4,9G Massive MIMO sebanyak 4 unit BTS yang tersebar di Banjarmasin, Balikpapan, dan Tarakan. Sehingga hadirnya teknologi terbaru ini akan meningkatkan pengalaman pelanggan dengan kapasitas yang lebih besar,” jelas Emma.



    Telkomsel sebagai bagian dari Telkom Group berpartisipasi dalam program BUMN Hadir Untuk Negeri dan meningkatkan indeks pembangunan manusia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan membangun sarana fasilitas umum 54 unit MCK (Mandi, Cuci, Kakus) dan 18 titik Sarana Air Bersih (SAB) yang tersebar di empat kecamatan di kota Tarakan, Kalimantan Utara. Dalam rangka HUT Republik Indonesia ke-74, melalui program CSR ini merupakan bentuk kontribusi dan kolaborasi Telkomsel yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di berbagai daerah pelosok di Indonesia melalui Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan, Masyarakat Digital dan Filantropi.

    Emma menjelaskan program tersebut menjadi bagian dari Telkomsel dalam program BUMN Hadir Untuk Negeri. Bantuan diberikan merupakan wujud komitmen perusahaan untuk turut membantu pemenuhan kebutuhan sosial masyarakat.

    LEAVE A REPLY

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.