Home Leisure Perlu diwaspadai, ini 7 tempat persembunyian ular di rumah

Perlu diwaspadai, ini 7 tempat persembunyian ular di rumah

241
0

Penemuan ular kobra di pemukiman belakangan mewarnai pemberitaan. Kemunculan ular kobra ini menghebohkan warga dan membuat was-was. Fenomena munculnya anak-anak ular kobra ini bertepatan dengan musim telur ular menetas. Telur ular menetas terjadi pada pergantian musim kemarau ke musim hujan.

Fenomena ular menetas ini merupakan siklus alami ular. Namun demikian, kemunculan ular yang menetas di area pemukiman warga menimbulkan sejumlah keresahan. Teror ular kobra di pemukiman ini bisa disebabkan oleh hilangnya habitat asli ular untuk berkembang biak.

Ular akan mencari sarang atau tempat untuk berkembang biak di daerah yang memenuhi kebutuhan hidup mereka. Ular membutuhkan tempat untuk bersembunyi yang cenderung hangat, lembap, dan sumber makanan yang terpenuhi.

Ular lebih sering ditemukan di tempat yang menurutnya cocok untuk bertahan hidup. Ular akan mencari tempat yang mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Tak jarang, rumah dapat dijadikan sarang untuk ular. Beberapa lokasi di rumah bisa menjadi tempat ular bersembunyi dan berkembang biak.

Rumah bisa menjadi sarang bagi ular, oleh sebab itu perlu waspada agar terhindar dari bahaya ular. Lokasi mana saja yang bisa berpotensi menjadi tempat persembunyian ular di rumah? Berikut ulasannya.

1. Ruangan gelap dan kotor.

Ular menyukai tempat yang minim cahaya atau gelap. Tempat yang jarang terjamah sinar matahari dan kotor ini bisa menjadi sarang ular. Oleh sebab itu pastikan untuk rutin membersihkan ruangan yang ada di rumah.

2. Saluran air.

Selain ruang gelap dan kotor, ular mudah dijumpai di saluran air. Tentu saluran menjadi tempat yang cocok bagi ular karena gelap dan lembap. Beberapa kasus menunjukkan ular ditemukan di saluran air warga. Ular juga bisa masuk ke dalam rumah melalui saluran air dari luar.

Untuk mencegah ular masuk melalui saluran air ini, pastikan untuk menutup saluran air dan menjaga kebersihan saluran air dengan baik.

3. Kamar mandi.

Jika sebelumnya saluran air bisa memungkinkan munculnya ular. Kamar mandi juga jadi tempat riskan memunculkan ular. Kondisi yang lembap jadi tempat favorit ular. Tak sedikit kasus di mana ditemukan ular muncul di kamar mandi bahkan keluar dari lubang kloset. Ular memang bisa bersarang di gorong-gorong pipa pembuangan.

Pastikan untuk menjaga kebersihan kamar mandi. Menempatkan penerangan yang cukup juga bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah lewat kamar mandi.

4. Plafon.

Plafon rumah menjadi bagian rumah yang jarang terjamah orang. Langit-langit rumah ini sering jadi tempat bersarang ular. Kondisi langit-langit rumah biasanya gelap dan kotor.

Bukan hanya ular, plafon juga sering jadi sarang tikus. Untuk menghindari ular masuk ke langit-langit rumah, ada baiknya tutup lubang yang ada di atap rumah.

5. Bebatuan.

Bagi kamu yang memiliki taman atau halaman di rumah, pastikan bagian yang ada bebatuan untuk sering dibersihkan. Pasalnya, bebatuan bisa jadi sarang ular. Permukaan batu yang lembap sering jadi tempat untuk ular bersembunyi.

Singkirkan atau cek secara berkala tumpukan batu yang ada di rumah atau taman. Hindari menumpuk batu di dekat rumah.

6. Semak-semak.

Semak-semak juga bisa jadi sarang ular di sekitar rumah. Jika rumah Anda memiliki kawasan dengan rerumputan tinggi, pohon lebat, dan semak tebal, waspadai kehadiran ular.

Sama halnya dengan bebatuan, semak-semak sering jadi tempat bersembunyi atau bersarang ular. Tak sedikit pula kejadian ular ditemukan di semak-semak sekitar rumah. Bersihkan halaman rumah dari semak dan dedaunan yang berpotensi menjadi sarang ular.

7. Sepatu.

Bagi kamu yang memiliki koleksi sepatu dan biasa meletakkan barang di luar, ada baiknya berhati-hati. Sepatu yang lembap dan gelap sering jadi tempat bersembunyi untuk ular.

Untuk menghindari ular bersembunyi di sepatu, Anda bisa menaruh sepatu di dalam rumah dengan di rak atau tempat dengan penerangan cukup. Meletakkan kapur barus di dalam sepatu juga bisa mengindari ular masuk ke dalamnya karena ular tidak suka bau-bau yang menyengat.

Source : https://www.brilio.net/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.