Pekan-Pekan Genting Jelang Pendaftaran Pilkada Balikpapan

Pekan-Pekan Genting Jelang Pendaftaran Pilkada Balikpapan

50
0
SHARE
ilustrasi
ilustrasi

PENDAFTARAN bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Balikpapan menyisakan 18 hari lagi. Tepatnya 4–6 September 2020. Namun, ada bakal pasangan calon yang sudah mulai mengumbar kemesraan di ruang publik. Ada pula yang masih merahasiakan pasangan calonnya hingga waktu pendaftaran nanti.

Seperti bakal pasangan calon Rahmad Mas’ud dan Thohari Aziz. Bakal pasangan calon ini mendapat rekomendasi dari lima partai politik. Yakni PDIP (8 kursi), PKS (6 kursi), Demokrat (4 kursi), Hanura (2 kursi), dan Golkar (11 kursi). Potensi duet ini maju pada Pilkada Balikpapan terlihat saat keduanya mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bersama pada Kamis (13/8). SKCK menjadi salah satu berkas yang dibutuhkan saat pendaftaran bakal pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti. Bahkan keduanya pun tak segan mengucapkan sebagai bakal pasangan calon RT atau Rahmad-Thohari.

Rahmad Mas’ud mengungkapkan, hasil dari rapat keluarga besarnya bulat memutuskan bakal calon wakil wali kota untuk mendampinginya adalah Thohari Aziz.

“Artinya dinamis. Keputusannya nanti kita lihat di KPU,” ujar Rahmad Mas’ud, Jumat (14/8).

Walau telah mendapat rekomendasi dari lima partai politik, Ketua DPD II Golkar Balikpapan enggan jemawa. Dia mengaku masih menjalin komunikasi dengan seluruh partai pemilik kursi di DPRD Balikpapan.

Karena dia ingin gotong royong, membangun Balikpapan dengan kebersamaan. Terkait sikap politis Gerindra yang memiliki enam kursi, pria berkacamata ini bersyukur dan berterima kasih mendapat rekomendasi sebagai bakal calon wali kota. Sebelumnya, partai besutan Prabowo Subianto itu merekomendasikan bakal calon wali kota yang berbeda. Yakni Sabaruddin Panrecalle sebagai bakal calon wakil wali kota. Berbeda dengan lima partai yang telah menerbitkan rekomendasi untuk bakal pasangan calon Rahmad Mas’ud dan Thohari Aziz.

“Jadi, ini semua akan dibawa ke rapat keluarga besar saya. Keputusannya nanti, tunggu bagaimana keputusan DPP (Gerindra). Bahwa yang didorong adalah RT. Rahmad-Thohari. Bukan Rahmad-Taqwa. Karena ketuanya (DPC Gerindra Balikpapan) Muhammad Taqwa,” kelakarnya.

Sementara itu, masih ada beberapa partai politik yang belum memberikan rekomendasi untuk bakal pasangan calon. Di antaranya, PPP, NasDem, Perindo, dan PKB. Rahmad mengaku masih menjalin komunikasi dengan baik. Ketika ditanya peluang kemungkinan partai politik tersebut akan merapat kepadanya, Rahmad memberikan jawaban yang ambigu.

“Bisa iya, bisa tidak. Nanti kita lihat saja perkembangannya, karena politik ini sangat dinamis,” terang dia.

Mengenai deklarasi, pria yang menjabat ketua Persatuan Pengusaha Pelayaran Niaga Nasional Indonesia atau Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Balikpapan ini menuturkan, akan dilaksanakan pada akhir bulan. Terutama lima partai politik yang telah memberikan rekomendasi untuk maju pada pemilihan wali kota Balikpapan.

Insha Allah sebelum pendaftaran atau akhir bulan ini,” janjinya.

Sementara itu, bakal calon wali kota Balikpapan lainnya, Ahmad Basir masih optimistis bisa mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota Balikpapan pada 4–6 September 2020 nanti. Menurutnya, banyak kemungkinan yang masih bisa terjadi sebelum pendaftaran ke KPU. Di antaranya, perubahan surat keputusan rekomendasi untuk mengusung bakal pasangan calon. Menurut informasi yang dia terima, hal tersebut sudah terjadi di beberapa daerah yang menggelar pilkada. Di mana DPP telah menerbitkan surat keputusan rekomendasi, namun akhirnya berubah.

“Saya berusaha semaksimal mungkin saja. Berkomunikasi dengan partai politik yang ada. Karena sepanjang janur kuning belum melingkar, peluang itu masih ada. Tinggal kita lihat nanti di pendaftaran saja,” terang dia, pada Minggu (16/8).

Untuk bakal calon wakil wali kota yang akan mendampinginya, Basir masih merahasiakan hal tersebut. Dia berjanji akan memberikan kejutan saat pendaftaran bakal pasangan calon nanti. Termasuk partai politik yang akan mengusungnya nanti.

Dia menyebut, akhir bulan ini semuanya tuntas. Sebelumnya, ada beberapa partai politik yang disebut memiliki peluang untuk mengusung Ahmad Basir. Yakni PPP (3 kursi), NasDem (3 kursi), Perindo (1 kursi), dan PKB (1 kursi). Koalisi partai politik menghasilkan delapan kursi. Sementara syarat bakal pasangan calon dari partai politik adalah mengantongi rekomendasi sembilan kursi di DPRD Balikpapan.

“Mudah-mudahan Yang Maha Kuasa memberikan peluang buat saya untuk maju. Sehingga bisa dapat memberikan kejutan serta memberikan nuansa baru dalam perpolitikan dan kontestasi pilkada di tahun 2020 ini,” pungkasnya. [*]

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.