Komisi I DPRD Balikpapan Gelar RDP Bahas Tata Ruang

Komisi I DPRD Balikpapan Gelar RDP Bahas Tata Ruang

58
0
SHARE
Ketua Komisi I DPRD Balikpapan Johny Ng. (FOTO: kabarbalikpapan58.net)

Oleh: Harry F. Darmawan

KETUK palu disahkannya UU Cipta Kerja atau Omnibus Law oleh DPR RI, membuat DPRD Kota Balikpapan bergerak cepat menindaklanjutinya. Lewat Komisi I, DPRD Balikpapan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Balikpapan, pada Kamis (22/10/2020) di ruang kerja Komisi I DPRD Balikpapan.

Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi I DPRD Balikpapan Johny Ng mengungkapkan, pihaknya meminta DPPR Balikpapan agar melakukan penyesuaian atau perubahan pada tata ruang Kota Balikpapan.

“DPPR harus berani melakukan perubahan karena kondisi Balikpapan sudah semakin padat. Belum lagi UU Cipta Kerja memungkinkan segala perizinan akan dipermudah,” sebutnya.

Ia menilai, segala prospek untuk investasi di Balikpapan harus memberikan ruang yang bagus untuk investasi di Balikpapan. Banyak investasi yang mau masuk tapi kadang-kadang terbentur tata ruang.

“Ada tata ruang yang masuk dalam hutan lindung, tapi hutannya sudah ada sekolah, sudah ada perumahan, banyak penghuni,” bebernya.

Jadi menurutnya, DPPR harus bisa merubah tata ruang tersebut. Dan DPPR Balikpapan sudah menyatakan akan segera melakukan perubahan. Komisi I DPRD Balikpapan tetap akan mengawal tata ruang tersebut.

“Kita harus menjemput investor-investor dari luar, jangan terlalu kaku. Investor mau masuk tapi tata ruang Kota Balikpapan tidak sesuai, di bagian utara, kawasan industri, yang kawasan pergudangan, yang kawasan pemukiman, yang hutan lindung, semua harus jelas ke depan ini,” tegasnya. [*]

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.