Home DPRD Balikpapan Pelaku UMKM Minta Lebih Diperhatikan di Tengah Pandemi

Pelaku UMKM Minta Lebih Diperhatikan di Tengah Pandemi

53
0

Oleh: Harry F. Darmawan

Anggota DPRD Balikpapan Fadlianoor, menggelar serap aspirasi di kediaman pribadinya. Kegiatan dipusatkan di Jalan Indrakila, Kampung Timur RT 06, Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Kecamatan Balikpapan Utara, pada Sabtu (7/11/2020).

Pelaksanaan reses di tengah pandemi covid-19 berlangsung singkat dan hanya dihadiri beberapa perwakilan Ketua RT sekitar dan tokoh masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.

Berbagai aspirasi telah disampaikan masyarakat, di antaranya infrastruktur (jalan, drainase), pendidikan, PDAM, Penerangan Jalan Umum (PJU), serta perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Fadlianoor mengatakan, ada yang menarik dalam reses kali ini, yakni terkait UMKM. Warga meminta Pemerintah Kota Balikpapan, selalu memperhatikan pelaku UMKM yang ada di Kota Beriman ini.

“Ya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), memang tidak henti-hentinya menjadi perhatian di tengah wabah virus Corona atau Covid-19 yang melanda Kota Balikpapan,” ungkapnya.

Ia berharap, UMKM bisa menjadi penyelamat di tengah bayang-bayang melemahnya perekonomian di Balikpapan. Pelaku UMKM pun dituntut bertahan di tengah pandemi ini.

Dirinya menilai, perlu adanya peran aktif Pemkot Balikpapan kepada Pelaku UMKM agar tetap bertahan meski di tengah Pandemi Covid_19, dengan memberikan modal usaha, dan membantu memasarkan.

“Saya akan memperjuangkan, agar warga masyarakat Kota Balikpapan, dilatih dengan diberikan bantuan modal usaha dan Pemkot Balikpapan juga membantu dalam memasarkan produk dari UMKM tersebut,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, untuk realisasi usulan yang disampaikan warga terkait infrastruktur, kemungkinan tidak bisa dilakukan di tahun ini, karena anggaran pembangunan banyak yang di-re-focusing untuk menangani pandemi Covid-19, tapi akan tetap dikawal agar dapat terealisasikan di tahun anggaran 2021.

“Anggaran 2020 sebagian digunakan untuk penanganan Covid-19, kita akan kawal di anggaran 2021, semoga bisa terealisasikan,” pungkasnya. [*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.