Home News Kilas Balik Perjalanan Polda Kaltim di Tahun 2020

Kilas Balik Perjalanan Polda Kaltim di Tahun 2020

243
0

Oleh: Harry F. Darmawan & Andi Ravsanjani/GoDiscover

TAHUN penuh tantangan sudah berakhir. Pandemi Covid-19 yang melumpuhkan aktivitas di hampir seluruh belahan dunia, sampai tahun 2021 ini masih jadi perhatian kita semua.

Meski tahun 2020 diwarnai dengan kejadian-kejadian tak terduga, seluruh instansi berupaya mengoptimalisasi pelayanan dengan berbagai cara. Termasuk Polda Kalimantan Timur, tentunya.

Di tahun ini, tonggak kepemimpinan Polda Kaltim beralih dari Irjen Pol. Drs. Muktiono, S.H., M.H., kepada Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak, M.Si. Momen ini sekaligus menjadi warna baru Polda Kaltim dalam upaya tugas melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat di Bumi Banua Etam.

*
Pandemi Covid-19 yang masuk ke Indonesia sejak awal tahun ini membuat Polda Kaltim memberikan atensi lebih, antara lain dengan melaksanakan Operasi Terpusat bersandi Aman Nusa II Mahakam. Operasi ini digelar sejak Maret lalu, berlangsung hingga kini, dan terus berlanjut hingga pandemi melandai nanti.

Operasi Aman Nusa berfokus pada penguatan pemberdayaan masyarakat dan ketahanan ekonomi, diisi dengan beragam aktivitas sosial tertuju pada masyarakat yang terdampak ekonominya.

Selain itu, Polda Kaltim juga membagikan alat kesehatan. Total tak kurang dari 607.725 masker, serta 601 unit Alat Pelindung Diri atau APD disalurkan kepada beberapa kalangan penerima, dari tenaga medis, rumah sakit, pedagang, hingga pengguna jalan.

Program ketahanan pangan juga menjadi bagian dari agenda di tengah pandemi. Sebanyak 40 kampung dilibatkan di seluruh wilayah Kaltim dan diberi nama Kampung Tangguh Nusantara. Dengan program ini, Polda mengembangkan persawahan kelompok tani wanita, meningkatkan penanaman hidroponik, pembudidayaan ikan, serta tanaman sayur dan buah.

Selain itu, digelar pula Operasi Yustisi Mahakam untuk mengawal terlaksananya aturan penerapan protokol kesehatan. Operasi berupa razia pelanggaran protokol kesehatan ini, sudah dilakukan sebanyak 81.730 kali di seluruh wilayah Kaltim.

Operasi dilaksanakan bersama dengan unsur Pemerintah Daerah, TNI, dan instansi terkait. Dari hasil operasi yang digelar, total ada 206.817 teguran kepada masyarakat atau pelaku UMKM yang tidak menaati protokol kesehatan. Pemberlakuan denda kepada pelanggar di seluruh wilayah Kaltim membuat Operasi Yustisi Mahakam efektif mengumpulkan dana hingga Rp 100.200.000,- untuk nominal akumulasi denda.

*
Dari sisi lain, narkoba tak lepas dari atensi utama jajaran Polda Kaltim. Korps baju cokelat ini berhasil mengungkap peredaran narkoba berbagai jenis dan terkumpul barang bukti mencapai 125 Kg sabu-sabu dan ganja, serta lebih dari 125 ribu pil ekstasi, double L dan jamu daftar G berbagai jenis. Hasil tangkapan ini secara tidak langsung berpotensi menyelamatkan 656.347 jiwa dari unsur masyarakat yang memungkinkan terdampak pada peredarannya.

Di tengah berbagai tantangan tahun 2020, Polda Kaltim dan jajaran juga tercatat berhasil mengungkap kasus korupsi pada anggaran Kementerian Agama yang dilakukan oleh oknum pegawai MTs Negeri Samuntai, Long Ikis, Kabupaten Paser, pada 10 Juli lalu.
Tersangka berinisial AB itu menyelewengkan anggaran lebih dari 3 Miliar rupiah. Dalam kasus ini, Polda Kaltim melalui Polres Paser berhasil menyelamatkan kas negara lebih dari Rp 768 juta.

Tiga hari berselang, Polda Kaltim juga mengungkap kasus pencurian tali kapal di Kawasan perairan Muara Berau. Lima tersangka diamankan beserta barang bukti dua roll tali kapal masing-masing sepanjang 200 meter yang sudah dicuri.

*
Memasuki Oktober 2020, pengesahan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law mengundang gelombang penolakan dari berbagai pihak. Puncaknya, pada 8 Oktober, mahasiswa dan serikat buruh berunjuk rasa di berbagai wilayah di Kaltim. Polda Kaltim bergerak cepat mengamankan jalannya demokrasi dengan pendekatan persuasif. Kapolda Kaltim menginstruksikan pasukannya dalam pengamanan unjuk rasa agar tidak membawa senjata api, dan melakukan pendekatan humanis kepada para pendemo.
Selain itu, bersama tokoh lintas agama, Polda Kaltim menggaungkan tekad damai untuk NKRI.

Di akhir November 2020, Indonesia dikejutkan dengan kasus terorisme yang menimpa satu keluarga di wilayah Tinombala, Poso, Sulawesi Tengah. Teror yang dilakukan oleh jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) itu langsung direspon oleh Kepolisian dan TNI, termasuk Polda Kaltim.
Bahkan, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Herry terjun langsung ke wilayah Poso guna mengasistensi pasukan Satuan Tugas Operasi Tinombala dan koordinasi operasi khusus TNI yang akan memperkuat satgas.

*
Memasuki bulan Desember 2020, agenda Pilkada Serentak 2020 membuat Polda Kaltim memfokuskan kegiatan agar tercipta Pilkada yang aman, damai dan sehat, meski pemilihan kepala daerah itu dilangsungkan di tengah pandemi.

Momentum Pilkada ini menjadi salah satu agenda prioritas Polda Kaltim, dengan mengedepankan semangat Polri yang Promoter sekaligus taat pada protokol kesehatan yang telah digariskan.

Polda Kaltim menyebar anggotanya di 7.983 TPS di seluruh wilayah Kaltim guna menjaga kepatuhan masyarakat pada protokol kesehatan saat pemungutan suara. Di sisi lain, tahapan-tahapan pra pemungutan suara juga berhasil diamankan Polda Kaltim dengan strategi pengamanan yang terukur dan efektif, berdasarkan tingkat kerawanan wilayah.

*
Tibalah di penghujung tahun 2020. Momentum perayaan Natal dan Tahun Baru di tengah pandemi yang belum mereda ini, membuat Polda Kaltim kembali dihadapkan pada tantangan mengantisipasi aksi kriminal sekaligus pencegahan dini terciptanya klaster baru.

Untuk hal itu, Polda Kaltim menyebar 1.990 personel ke sejumlah gereja dan pusat keramaian di wilayah Kaltim, seperti terminal, bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan dan objek wisata. Sebanyak 96 pos, baik pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu Operasi bersandi Lilin Mahakam 2020 juga sudah didirikan.

*
Seluruh program kerja, upaya, dan pengabdian Polda Kaltim di sepanjang tahun 2020 ini ditujukan pada satu tekad, yakni, membangun NKRI yang semakin maju, dengan masyarakat yang produktif, ekonomi yang terus tumbuh, dan wilayah yang terjaga kondusivitasnya. [*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.