Home / Featured / News

Jumat, 11 November 2022 - 05:16 WIB

Tok! Balikpapan Kembali Berstatus PPKM Level 1

Kota Balikpaan kini ditetapkan berstatus wilayah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 setelah adanya Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 48 Tahun 2022. Kota Balikpapan tetap bestatus PPKM Level 1, meski kasus Covid-19 di Kota Balikpapan ada kecenderungan mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, dari analisis data kasus Covid di Kota Balikpapan hingga minggu ke-44, Pemkot Balikpapan telah menerima keputusan Inmendagri Nomor 48 Tahun 2022 yang menetapkan Kota Balikpapan sebagai PPKM level 1.

“Kita ketahui evaluasi dari Inmendagri sifatnya bulanan, namun kami dari Satgas Covid-19 Kota Balikpapan juga melakukan evaluasi secara harian dan mingguan,” ujarnya, pada Kamis (10/11/2022).

Diakuinya, untuk evaluasi harian Kota Balikpapan saat ini memang ada peningkatan kasus antara 40-50 kasus per hari yang terorganisir pada kelompok pekerja, baik yang akan masuk ke lokasi kerja, maupun yang melakukan perjalanan.

Baca Juga  Rudy Wakafkan Mobil Jenazah

“Secara harian, kondisi Kota Balikpapan berada di PPKM level 3, karena itu mari kita tetap tingkatkan protokol kesehatan, terutama memakai masker dan keterisian rumah sakit saat ini masih aman,” ungkap dokter yang akrab disapa Dio tersebut.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Balikpapan tersebut juga menambahkan, semua rumah sakit juga diimbau untuk tetap melakukan kesiapsiagaan membuka layanan Covid-19, karena memang saat ini ada beberapa kondisi penyakit yang gejalanya hampir sama, yaitu demam, batuk, dan pilek.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle Hadiri Peringatan Hari Pahlawan dan Ziarah di TMP Balikpapan

“Ini bisa jadi Covid-19, bisa jadi DBD, dan bisa jadi juga musim batuk pilek karena cuaca. Kami imbau segera melakukan pemeriksaan kesehatan jika ada gejala batu, pilek, dan demam,” ujarnya.

Adapun kasus terbanyak ditemukan di Balikpapan Utara dengan 58 kasus, dan Balikpapan Selatan sebanyak 42 kasus. Sedangkan di tingkat kelurahan, terbanyak ada di Gunung Samarinda dengan 19 kasus dan Sungai Nangka yang sudah tercatat ada 16 kasus.

Dia juga mengatakan, sampai saat ini dari kasus-kasus Covid-19 yang ditemukan di Kota Balikpapan, masih belum ditemukan kasus Covid-19 varian baru.

Alhamdulillah sampai sejauh ini masih belum ditemukan kasus Covid-19 varian baru Omicron XBB,” tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

News

Usai Perform, Maher Zain Kunjungi Dandito

News

Jajal Track Sedang, Tim Pertamina Jelajahi Hutan

News

Tidak Semua Buruk, Tidak Semua Baik
ilustrasi

DPRD Balikpapan

DPRD Balikpapan Ingin Pengawasan Protokol Kesehatan Diperketat

Featured

Gubernur Kaltim Optimis Balikpapan Siap Jadi Penyangga IKN

Featured

Aplikasi Ini Bantu Cari Orang Hilang Akibat Tsunami Selat Sunda

Featured

Tarif Angkutan Udara Picu Inflasi Balikpapan

News

Tekan Pengangguran, Gelar Job Market Fair