News

Banjir di Paser Rendam 394 Hektare Sawah

GODISCOVER.CO.ID – Bencana banjir yang menerjang Kabupaten Paser Kaltim, merendam sekitar 394 hektare lahan pertanian. Dampaknya, ribuan petani terancam gagal panen.

Data dari Posko Penanggulangan Banjir di Kantor Kelurahan Longkali, tercatat ada sedikitnya 394 hektare lahan pertanian milik masyarakat masih terendam banjir. Bahkan ketinggian air mencapai satu meter hingga dua meter.

Lahan pertanian yang terendam banjir paling parah ada di desa Sebakung Makmur yang mencapai hingga 135 hektare. Saat ini, lahan pertanian yang terendam banjir di desa tersebut semakin bertambah menjadi 155 hektare.

Selanjutnya, di Desa Muara Toyu area lahan pertanian padi milik masyarakat terendam banjir mencapai 44 hektare. Sedangkan di Desa Sebakung luas lahan pertanian yang terendam banjir mencapai 56 hektare.

Banjir setinggi 2 meter yang melanda Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, turut merendam sedikitnya 394 hektare lahan pertanian, Minggu 19 Maret 2023. Akibat banjir, ribuan petani terancam gagal panen.

Danramil Longkali sekaligus Ketua Posko Penanggulangan Banjir Longkali, Mayor infanteri Tabri mengatakan selain tiga desa itu, masih ada lahan pertaniannya di 9 desa yang turut terendam banjir, sehingga seluruh luas area lahan pertanian yang terendam banjir mencapai 394 hektar.

“Iya benar sekali mas, memang banjir yang melanda kecamatan Longkali ini bukan hanya merendam area pemukiman warga saja, tetapi ada juga lahan pertanian padi milik masyarakat yang juga ikut terendam banjir dengan ketinggian lebih dari 1 meter,” kata Tabri, Minggu 19 Maret 2023.

Menurutnya, banjir yang merendam lahan pertanian milik warga telah mengakibatkan ribuan petani yang terdampak banjir, terancam bakal gagal panen. Padahal, tanaman padi yang ada di lahan pertanian itu, telah memasuki waktu panen, namun terpaksa tak bisa dipanen karena terendam banjir.

“Iya betul mas, karena air merendam di area padi, jadi banyak lahan persawahan padi yang seharusnya sudah memasuki waktu panen mau tidak mau gagal panen untuk para petani itu,” imbuhnya.

Terkait hal itu, pemerintah kini tengah membahas upaya untuk memberikan bantuan bagi para petani yang terdampak oleh musibah banjir, guna menekan kerugian yang dialami oleh para petani. (BST)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button