Info Kota

BPPDRD Balikpapan Kembangkan Inovasi Permudah Bayar Pajak

Langkah ini sekaligus mendukung program cashless atau tanpa uang tunai.

GODISCOVER.CO.ID Pemerintah Balikpapan melalui Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah atau BPPDRD, terus melakukan inovasi dan optimalisasi layanan pembayaran online atau e payment.

Plt Kepala Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Balikpapan, Idham memaparkan, inovasi itu dilakukan sebagai upaya memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak.

Menurut Idham, layanan tersebut kini telah dapat diterapkan untuk seluruh item pajak daerah.

Masyarakat hanya perlu mengakses http://bppdrd.balikpapan.go.id untuk melakukan pembayaran secara online. Lalu, dengan memasukan kode bayar atau NOP PBB-P2. Dengan cara mudah itu, warga kota sudah bisa melakukan pembayaran melalui QRIS dan virtual account.

“Layanan itu mencakup seluruh jenis pajak daerah yang terdiri dari 11 jenis diantaranya pajak hotel, restoran, reklame, parkir, penerangan jalan, mineral batuan, walet, PBB dan BPHTB,” jelas Idham, saat ditemui awak media di kantornya, pada Selasa (21/11/2023)

Menurutnya untuk pajak PBB kan sudah diterapkan sejak tahun lalu.

“Nah untuk 11 jenis pajak semisal hotel, restoran, dan lain-lain per tahun ini sudah bisa melakukan pembayaran melalui qris dan virtual account,” tambah Idham.

Adapun untuk layanan QRIS, ditujukan untuk pembayaran pajak daerah dengan nominal dibawah Rp 10 juta dan untuk nominal diatas Rp10 juta menggunakan layanan virtual account.

“QRIS dinamis namanya. Nanti website kita BPPDRD, semua pelayanan kita ada dari Pendaftaran sampai pembayaran, jadi. Tidak perlu lagi datang kesini untuk melakukan pembayaran atau pendaftaran. Lewat website semua bisa,” rincinya.

Setelah itu, lanjut Idham, “Nanti ada barcode tinggal scan tab bayar disitu. Kalau QRIS dibawah 10 juta. Kalau virtual account tidak ada batasnya,” sambungnya.

Idham berharap melalui layanan ini, jumlah masyarakat yang membayar via QRIS dapat meningkat.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan edukasi dan mengingatkan warga Balikpapan agar membayar lewat QRIS. Sebab sudah didukung Bank Indonesia.

“Hal ini sekaligus mendukung program cashless atau tanpa uang tunai,” jelas Idham. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
.