Info Kota

Dari 2 Liter Perdetik, Empat Dekade Melayani

APA sebenarnya PDAM? Bagaimana cerita para pendiri dan pimpinan membuat perusahaan ini dari awalnya melulu rugi menjadi perusahaan yang diandalkan pemerintah kota? Apa saja tantangan dan peluang dari tahun ke dekade berikutnya?

Sebuah buku berwarna biru setebal 250 halaman dengan detail menjawab semua pertanyaan itu. Tepat di HUT-nya yang ke 40, pada 4 Februari kemarin, PDAM merilis Buku Sejarah PDAM Kota Balikpapan; Empat Dekade Melayani – Dari Dua Liter Per-detik.

Momentum syukuran HUT Ke–40 PDAM dikemas sederhana. Representasi syukur atas segala pencapaian dan umur yang panjang, sejak berdiri 4 Februari 1976 bertahan hingga sekarang 4 Februari 2016.

“Kami bersyukur PDAM Kota Balikpapan bukan hanya bertahan, tapi berkembang pesat, tumbuh menjadi perusahaan yang berkontribusi pada kepentingan hidup masyarakat Balikpapan dalam pelayanan air bersih,” sambut Dirut PDAM, Haidir Effendi, membuka acara.

Hadir di tengah acara yang digelar di Aula PDAM itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, para Direksi PDAM sebelumnya, para pensiunan dan Dewan Pengawas.

Selain peluncuran Buku Sejarah PDAM yang pengerjaannya diserahkan pada Discover Borneo (DB), agenda diisi dengan ramah tamah, pemberian tali asih, juga pemberian cinderamata dari Discover Borneo berupa karikatur karakter para direksi PDAM serta penyerahan buku-buku koleksi terbaik karya Discover yang akan menjadi tambahan direktori koleksi buku di Perpustakaan PDAM. (hfd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button