Home News Indonesia Berpromosi di Malaysia lewat PIHABF dan MATTA Fair 2016

Indonesia Berpromosi di Malaysia lewat PIHABF dan MATTA Fair 2016

829
0

Indonesia berpromosi gencar di pasar Malaysia dengan mengikuti dua kegiatan pariwisata besar di Negeri Jiran, yaitu: Hot Air Balloon Fiesta (PIHABF) 2016 dan juga Malaysian Association Tour and Travel Agens (Matta) Fair 2016. Melalui dua acara tersebut Kementerian Pariwsata berharap dapat menjaring wisatawan Malaysia dan juga wisman dunia yang sedang berada di negeri tersebut.

Selama 3 hari perhelatan Hot Air Balloon Fiesta (PIHABF) 2016 di Putrajaya Malaysia, Indonesia berhasil memikat ratusan ribu pengunjung dengan mengusung tema “Indonesia Pop of Paradise”. Hingga hari terakhir acara pada Minggu (13/3) warga Malaysia dan wisatawan mancanegara yang sedang berada di kawasan tersebut mengunjungi pavilion Indonesia yang menghadirkan konser musik, pertunjukan tari, pameran destinasi wisata serta promosi makanan, minuman dan produk khas daerah.

Sebagai presenting sponsor dalam event tahunan 8th Putrajaya International Hot Air Balloon Fiesta (PIHABF) 2016, Indonesia menempati posisi strategis di tengah lokasi acara dengan menyediakan panggung terbuka lengkap dengan tempat duduk dikelilingi stand kuliner, panjat dinding, backdrop foto, serta gerai pop art culture yang menampilkan sinema, foto digital, dan cosplay.

Setiap hari selama penyelanggaraan PIHABF, pavilion Indonesia hadirkan sajian kesenian daerah dari Saman Merah Putih Club of Limkokwing University, Kuda Lumping-Turonggo Yakso Sekar Wangi, dan Malang Fashion Carnival. Tampil pula artis-artis popular Indonesia seperti Soul ID, DJ Deena, dan Ihsan Tarore (Indonesian Idol 2006). Bahkan, Soul ID dan DJ Deena tampil juga di main stage PIHAB 2016.

Tidak ketinggalan pula Indonesia menampilkan workshop dan talkshow oleh animator Indonesia Wahyu Aditya yang juga pendiri Hello Motion Academy. Ada juga fasiltas virtual reality Wonderful Indonesia untuk menikmati keindahan alam Indonesia.

Selain berpromosi di acara Hot Air Balloon Fiesta, Kementerian Pariwisata juga menjadi sponsor event pameran industri pariwisata Malaysian Association Tour and Travel Agens (Matta) Fair di Kuala Lumpur. Dalam pameran tersebut Indonesia membawa 50 industri pariwisata potensial dan 19 agen wisata lokal setempat dengan menempati booth nomor 3224-3243 dan 3244-3259 di Hall 3 Putra World Trade Center Kuala Lumpur.

Malaysia sendiri adalah pasar potensial pariwisata Indonesia. Selain dekat secara geografis, Malaysia dekat secara budaya. Selama 2015 kunjungan wisatawan asing ke Indonesia melebihi target 10 juta orang. Dari jumlah tersebut, 1,2 juta di antaranya berasal dari Malaysia. Tahun ini Kemenpar menargetkan 2 juta wisatawan dari Malaysia.

MATTA Fair menjadi rujukan warga Malaysia dalam mencari alternatif tujuan wisata ke luar negeri serta salah satu pameran wisata paling bergengsi di kawasan ASEAN yang diikuti penjual pariwisata dari berbagai negara. Dalam MATTA Fair 2016, Kemenpar fokus mempromosikan 10 destinasi prioritas yang disebut “10 Bali Baru”, yaitu: Danau Toba di Sumatera Utara, Tanjung Kelayang Belitung, Borobudur Jawa Tengah, Bromo di Jawa Timur, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Tanjung Lesung di Banten, Morotai di Maluku Utara, Kepulauan Seribu di Jakarta, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Wakatobi di Sulawesi Tenggara.

Selain itu, Indonesia juga memasarkan liburan di Pulau Bali serta Candi Borobudur dan Candi Prambanan di Yogyakarta. Ada juga penawaran menyelam di Raja Ampat, belanja murah di Jakarta dan Bandung, bermain golf, spa dan perawatan kecantikan tradisional, serta lingkungan yang bersahabat bagi keluarga. Kelebihan lain yang ditawarkan adalah Indonesia masuk urutan nomor 3 paling wisata ekonomis di dunia namun memiliki keindahan alam yang jauh lebih memikat.

Source : Wonderfull Indonesia

Previous articleIndonesia Bepartisipasi dalam World Culture Festival 2016
Next article7 Tipe Teman Menyebalkan di Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.