Home News Lima Planet Akan Berbaris di Langit pada Bulan Agustus

Lima Planet Akan Berbaris di Langit pada Bulan Agustus

954
0

Para pengamat langit, bersiaplah. Bulan depan akan terjadi fenomena astronomi yang langka dan bisa diamati dengan mata telanjang dari Bumi.

Pada Agustus nanti, lima planet di Tata Surya –Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus– akan tampak berada dalam satu garis sejajar dan bisa diamati dari Bumi dengan mata telanjang beberapa saat setelah Matahari terbenam.

“Anda tak perlu menggunakan perlengkapan (untuk melihatnya),” kata Alan Duffy, ahli astronomi dari Swinburne University of Technology, kepada Sydney Morning Herald, Senin (25/7/2016). “Anda hanya perlu beruntung berada di tempat yang tepat untuk melihat langit malam.”

Waktu pengamatan berbeda-beda di setiap wilayah, namun laman EarthSky memperkirakan waktu terbaik adalah 13-19 Agustus. Posisi terbaik untuk melihatnya adalah di daerah selatan khatulistiwa.

Ini adalah kedua kalinya kelima planet tersebut tampak dalam posisi sejajar pada tahun ini, setelah sebelumnya terjadi pada Februari lalu.

Dilansir dari Science Alert (22/7), Duffy menjelaskan fenomena tersebut bisa terjadi karena pada saat itu susunan planet sistem Tata Surya mirip seperti piringan hitam yang datar. Oleh karenanya, jika dari Bumi melihat ke angkasa, kita dapat menyaksikan fenomena berbarisnya planet-planet tersebut dalam garis lurus, atau dikenal dengan sebutan ecliptical plane.

Duffy, mengatakan bahwa semua orang di Bumi dapat menikmati fenomena ini tanpa harus menggunakan teleskop atau teropong khusus. Kelima planet itu cukup terang untuk dilihat dengan mata telanjang.

Tantangannya adalah bagaimana agar mata kita bisa mengamati kehadiran Venus atau Merkurius –dua planet yang paling dekat ke Matahari– di dalam barisan tersebut.

“Planet yang berada lebih dekat dengan Matahari, seperti Merkurius dan Venus, akan lebih sukar dilihat. Jadi sebaiknya tunggu sampai Matahari benar-benar terbenam untuk melihat mereka. Waktu terbaik untuk melihat dari masing-masing sisi Bulan purnama adalah pada 18 Agustus, karena cahaya dari Bulan akan menyinari planet yang redup,” jelas Duffy.

Namun, sekali lagi, semua akan tergantung kepada posisi di mana Anda berada saat peristiwa langka itu terjadi.

Situs resmi Swinburne University of Technology menuliskan, untuk melihat seluruh planet itu, pastikan Anda berada di tanah lapang yang cakrawala timur dan baratnya tidak terhalang rumah atau bangunan tinggi.

Setelah itu berharaplah agar langit cerah dan mata Anda dalam keadaan sehat. Dikarenakan berjarak ratusan juta kilometer dari Bumi, planet-planet tersebut hanya akan nampak seperti bintang yang cahayanya tidak berkerlap-kerlip.

“Untuk kawasan Australia, waktu terbaiknya adalah pukul 19.00 menjelang akhir Agustus. Sementara untuk kawasan Eropa atau Amerika Utara, masyarakat harus menunggu akhir dari Matahari terbenam sekitar pukul 21.00,” ujar Duffy.

Indonesia menjadi salah satu lokasi terbaik untuk melihat fenomena ini, karena semakin dekat ke ekuator maka akan semakin terlihat lurus barisan planet ini.

Agustus nanti adalah kesempatan terakhir Anda untuk melihat planet-planet berjajar tahun ini. Fenomena ini baru akan terjadi lagi pada 2018.

Berikut adalah urutan planet yang akan terlihat dari Juli hingga akhir Agustus, dari arah timur ke barat, dikutip dari Universe Today (23/7):

Saturnus: Planet bercincin ini akan berada di sisi paling timur dalam barisan lima planet Tata Surya. Saturnus akan bersinar di magnitudo 0,4 di rasi bintang Ophiuchus. Saturnus nampak bagai bintang kuning keemasan terang yang cahayanya konstan (tidak berkerlap-kerlip) dalam pandangan mata telanjang.

Untuk melihat cincinnya, dibutuhkan teleskop dengan pembesaran minimal 80 kali. Saturnus juga akan berada di sebelah Mars pada 24 Agustus 2016.

Mars: Muncul tinggi ke selatan di konstelasi Libra pada senja hari, Mars bersinar pada magnitudo -0,9. Ia akan nampak bagai bintang merah paling terang yang cahayanya konstan di langit.

Jupiter: Memiliki posisi di konstelasi Leo, Jupiter bersinar di magnitudo -1,6. Planet terbesar di Tata Surya ini akan terletak sekitar 20-30 derajat di atas cakrawala barat daya beberapa menit sekitar Matahari terbenam.

Venus: Beberapa bulan terakhir ini Venus perlahan mulai terlihat dari belakang Matahari dalam pandangannya dari Bumi. Venus perlahan-lahan muncul rendah di cakrawala barat saat senja dan akan muncul kembali di langit malam menjelang akhir tahun 2016 sampai awal 2017.

Dengan mata telanjang, Venus nampak bagai bintang paling terang di atas ufuk barat. Dalam pandangan teleskop, Venus akan terlihat dalam fase sabit.

Merkurius: Planet ini memiliki kedudukan paling barat dalam barisan lima planet Tata Surya kali ini. Merkurius akan mencapai elongasi tertinggi di langit barat pada 16 Agustus 2016.

Source : Beritagar.id

Previous articleBuat Tanah Lebih Subur untuk Tanaman Buah
Next articleJelajah Minuman Indonesia, Ada Cerita Dalam Tiap Teguknya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.