Home Lifestyle Anggapan Pria Jika Pasangannya Bersikap Pasif

Anggapan Pria Jika Pasangannya Bersikap Pasif

794
0

Wanita dengan penampilan yang cantik memang akan cepat menarik perhatian pria. Tetapi beberapa penelitian menunjukkan pria akhirnya akan merasa bosan pada tipe wanita seperti itu dalam jangka panjang.

Ketika melakukan suatu hal untuk wanita, pria akan merasa bangga bak seorang ksatria. Tapi itu hanya berlangsung dalam waktu singkat. Secara bertahap, lelaki bakal merasa bosan jika wanita itu tidak mandiri.

Ladies, zaman telah berubah. Wanita kini lebih modern dan mandiri. Itulah sebabnya pria masa kini lebih nyaman dengan wanita yang aktif, dinamis, dan mandiri, yang tidak selalu mengharapkan seorang pria untuk melakukan segalanya untuk mereka. Berikut ini delapan alasan pria kurang tertarik pada wanita yang pasif:

Alasan #1
Tidak proaktif dan selalu takut mengambil inisiatif. Seringkali pria yang mengambil langkah pertama.

Alasan #2
Tidak pernah memulai percakapan dan lebih banyak diam. Lagi-lagi, selalu pria yang memulai percakapan lebih dulu.

Alasan #3
Sering murung dan merajuk. Jika sedang marah kepada pasangannya, wanita pasif akan murung hingga berhari-hari tanpa memberitahu alasannya.

Alasan #4
Wanita pasif menikmati semua cinta yang diberikan oleh pria, tapi jarang membalasnya. Perilaku ini membuat pria merasa dimanfaatkan.

Alasan #5
Wanita pasif tidak pernah membuat rencana masa depan atau tidak pernah membahasnya dengan pasangannya. Pria jadi bertanya-tanya apakah dia benar-benar tertarik untuk menjalani masa depan bersama.

Alasan #6
Wanita pasif menikmati kontribusi pria terhadap hubungan yang sedang dijalani, tetapi tidak pernah aktif memberikan kontribusi apa pun untuk hubungan dengan cara apapun.

Alasan #7
Selalu pria yang berjuang dan melakukan segala sesuatu demi mempertahankan hubungan, sedangkan wanita pasif hanya duduk manis seperti seorang putri.

Alasan #8
Wanita pasif tidak mau ditinggal sendirian bahkan untuk sejenak. Dia selalu ingin pasangannya menemani sepanjang waktu.

Source : tempo.co
Ilustrasi Gambar : bdp.co.id

Previous articleHipoksia Serebral, Kurang Oksigen yang Berujung Kematian
Next articleKenali Gejala Pembengkakan Jantung yang Sering Diabaikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.