Home Lifestyle Mengganti Gula dengan Pemanis yang Lebih Sehat

Mengganti Gula dengan Pemanis yang Lebih Sehat

485
0

Gula itu manis, tapi manis tak selalu berasal dari gula. Ada alternatif lebih sehat yang dapat membuat Anda tetap merasakan manis, sekaligus menjaga asupan gula.

Rasanya tak lengkap bila minum kopi tanpa ditambahkan gula. Menyantap keik favorit yang mengandung banyak gula juga tak kalah nikmatnya.

Tapi hati-hati, menurut Dr Francesco Branca, Direktur Department Nutrisi untuk Kesehatan dan Perkembangan di Badan Kesehatan Dunia, jika tidak diawasi dengan baik, bisa jadi asupan gula Anda selalu berlebihan setiap hari, akhirnya bisa memicu beberapa gangguan kesehatan, seperti obesitas, diabetes dan kerusakan pada gigi.

Karena itu, pada 2015, WHO menyarankan agar orang dewasa dan anak-anak bisa meminimalkan asupan gula lebih kurang dari 10 persen dari total asupan energi per hari.Rekomendasi WHO untuk batas aman porsi gula setiap hari adalah sebanyak 25 gram atau enam sendok teh.

Untuk menyiasatinya ganti gula dengan pemanis alami yang lebih menyehatkan, karena gula bukan satu-satunya yang bisa menambah cita rasa manis. Banyak buah dan sayur yang sudah memiliki rasa manis, dan mengandung banyak nutrisi, serat, vitamin dan antioksidan. Makanan dan minuman tetap terasa manis, asupan gula Anda juga terjaga:

Kurma

Buah ini cocok jadi pengganti gula buat yang ingin menjalani hidup sehat. Sebabnya, kurma kaya akan zat besi, magnesium, kalsium, dan antioksidan.

Kurma memiliki rasa manis yang dapat menggantikan fungsi gula tebu. Selain memberikan rasa manis, buah kurma juga bisa menjadi sumber serat pangan yang baik untuk pencernaan.

Kandungan glukosa di dalam sebutir kurma diperkirakan habis terserap dalam waktu 40-45 menit. Tempo ini lebih lambat ketimbang glukosa pada gula tebu yang habis terserap dalam 20-30 menit. Dengan begitu, cadangan glukosa yang berasal dari kurma akan bertahan lebih lama di dalam tubuh.

Bila mengganti gula dengan kurma, Anda bisa mengurangi takaran gula pada resep roti, kue, muffin dan pancake hingga setengahnya. Caranya, campurkan pisang matang dan potongan kurma ke dalam adonan.

Pisang akan melembutkan adonan sedangkan kurma akan menambah cita rasa manis pada hidangan tersebut. Perlu diingat, gula kurma sebaiknya tidak dicampur dengan smoothie atau kopi karena sulit larut.

Buah matang

Pilih buah yang sudah matang, karena rasanya akan lebih manis. Apel, aprikot, manga, pisang, papaya dan pir yang sudah matang, selain bisa dimakan langsung, juga bisa jadi pemanis dalam adonan kue atau yogurt tanpa perlu tambahan gula.

Susu sapi organik atau krim

Ternyata kandungan laktosa pada susu adalah pemanis alami yang bisa menambah cita rasa manis pada banyak masakan. Tidak hanya dapat mengurangi rasa pahit saat ditambahkan ke dalam kopi, susu juga meningkatkan rasa pada sup dan rebusan lainnya.

Sayur dan buah bercita rasa manis

Tambahkan parutan wortel, labu, bit dan ubi ke dalam saus tomat atau masakan sayur lainnya untuk meningkatkan rasa tanpa perlu menggunakan gula. Parutan yang halus akan tercampur dan tidak akan terlihat pada masakan setelah matang. Selain itu, pada smoothies ganti gula dengan parutan apel, bit atau wortel untuk tambahan vitamin, warna menarik dan rasa manis yang cukup.

Kelapa

Gunakan kelapa yang sudah diparut atau santan pada adonan kue kering, oatmel dan granola. Seperti vanilla, kelapa memiliki aroma khas dan rasa manis alami. Untuk mendapatkan parutan kelapa panggang yang sempurna, sebarkan kelapa parut merata di atas loyang lalu panggang pada suhu 175 derajat Celcius selama tujuh menit. Aduk-aduk perlahan setiap tiga menit. Perlu diingat juga, gunakan kelapa parut dan santan dalam porsi yang tidak berlebihan, karena makanan ini merupakan sumber lemak jenuh.

Source : Beritagar.id

Previous articleMenghindari Stres Akibat Mengikuti Berita
Next articleTips Jitu Tepis Rasa Lelah dalam Bekerja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.