Home Leisure Jadi Sarang Bakteri, Ini Waktu Tepat Ganti Spons Cuci Piring

Jadi Sarang Bakteri, Ini Waktu Tepat Ganti Spons Cuci Piring

362
0

Spons cuci piring bisa menyerap segala jenis kotoran yang ada di peralatan dapur Anda, termasuk bakteri. Agar tidak menjadi sarang bakteri, Anda harus tahu kapan saat yang tepat menggantinya.

Ahli mikrobiologi dan ahli patologi di Fakultas Kedokteran Universitas New York mengatakan spons cuci piring merupakan salah satu benda yang sangat kotor di dapur Anda. “Terutama karena Anda sering membersihkan sayuran, bangkai daging, dan segala macam makanan yang berpotensi mengandung bakteri patogen yang akan tumbuh dalam jumlah dari waktu ke waktu,” kata dia seperti dikutip Business Insider.

Sebuah studi pada 2017, yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports, menemukan lima dari 10 kelompok bakteri paling umum yang ditemukan pada spons dapur memiliki kemampuan untuk menyebabkan penyakit. Dan, setiap kali Anda menggunakan spons tanpa membersihkannya, bakteri itu menumpuk. Apalagi, area lembap seperti wastafel dapur adalah tempat berkembang biak yang ideal untuk bakteri.

Leanne Stapf, wakil kepala operasional di The Cleaning Authority, menyarankan mengganti spons dua minggu atau sebulan sekali. Periode ini tergantung pada seberapa sering Anda menggunakannya. Jika setiap hari, lakukan lebih sering. Anda juga bisa mengetahui kapan harus mengganti spons dengan melihat tampilannya yang tampak kotor atau berbau tidak enak.

Menurut Laman Well+Good, Anda juga dapat membersihkannya dengan cara yang benar. Caranya, rendam spons di dalam air dan meremasnya sebelum dimasukkan ke microwave untuk menghilangkan beberapa kuman. Namun, Anda perlu berhati-hati karena spons juga bisa gosong.  Anda juga bisa memilih cara lain, misalnya rendam spons dalam air yang telah dicampur cuka selama lima menit.

Namun, membersihkan spons cuci piring disebut tak sepenuhnya menghilangkan bakteri.  Studi 2017 itu juga menemukan bahwa memasukkan ke microwave atau merebusnya hanya akan mengurangi sekitar 60 persennya. Jadi, cara terbaik tetaplah menggantinya.

Source : https://cantik.tempo.co

Previous article3 Cara Kompres Foto Tanpa Mengurangi Kualitasnya
Next articleBadan Cepat Lelah? Mungkin Kamu Kurang Konsumsi Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.