Home Leisure Menurut Sains, Mengapa Sulit Melakukan Kontak Mata saat Berbicara?

Menurut Sains, Mengapa Sulit Melakukan Kontak Mata saat Berbicara?

464
0

Sering kesulitan melakukan kontak mata dengan orang lain saat berbicara? Rupanya ada alasan ilmiah mengapa hal ini terjadi.

Rupanya, hal ini didasari oleh kesulitan yang dialami otak kita saat berbicara dengan kata-kata yang tepat, sekaligus terfokus pada satu titik (mata lawan bicara) pada saat bersamaan.

Efek ini bahkan sangat kentara ketika seseorang berusaha untuk berbicara menggunakan kata-kata yang kurang familiar baginya. Ini juga merupakan salah satu alasan mengapa kita kerap menghindari kontak mata orang lain.

Penelitian ini dilakukan oleh sekelompok ilmuwan dari Kyoto University, Jepang. Penelitian dilakukan terhadap 26 responden. Mereka diikutsertakan dalam game permainan kata sambil dihadapkan dengan wajah orang lain di komputer.

Saat melakukan kontak mata, para responden mengaku kesulitan untuk menemukan kata-kata yang pas.

“Meski kontak mata dan kemampuan verbal (berbicara) tampak seperti dua hal yang berbeda, nyatanya orang kerap mengalihkan pandangan selama berbicara dengan orang lain. Ini membuktikan adanya gangguan pada proses tersebut,” tutur para peneliti seperti dikutip dari Science Alert, Senin (7/10/2019).

Dalam penelitian tersebut, para responden membutuhkan waktu lama untuk memilih kata-kata yang tepat. Hal ini meyakinkan peneliti bahwa otak bekerja lebih keras untuk memproses informasi dalam waktu yang bersamaan.

Pada 2015, psikolog asal Italia Giovanni Caputo menemukan fakta bahwa melakukan kontak mata dengan seseorang selama 10 menit bisa membawa kita kea lam bawah sadar. Pada waktu itu, responden melihat halusinasi monster, kerabat mereka, bahkan wajah mereka sendiri.

Jadi, jika seseorang tidak melakukan kontak mata saat berbicara dengan Anda, mungkin mereka tidak bermaksud kasar. Mereka hanya sedang melakukan aktivitas kognitif yang sangat banyak.

Source : https://sains.kompas.com

Previous articleIngin Pasang Behel? Ini Saran Dokter Gigi
Next articleAntara Makanan Mentah dan Matang, Mana Lebih Sehat?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.