Home DPRD Balikpapan Disdik Dan DKK Jadi Fokus Aspirasi Warga

Disdik Dan DKK Jadi Fokus Aspirasi Warga

152
0

Oleh: Harry F. Darmawan

Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Partai Gerindra Aminuddin, melaksanakan reses masa persidangan tiga untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya, Kecamatan Balikpapan Tengah.

Reses tersebut dilaksanakan di kediamannya, tepatnya di Gang Pelita, Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, pada Senin (2/11/2020) malam.

Dalam reses di masa pandemi Covid-19, Aminuddin mengundang semua Ketua RT dari tiga Kelurahan, yakni Karang Rejo, Sumber Rejo, dan Karang Jati. Selain itu, dirinya juga mengundang perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Kesehatan Kota Balikpapan.

Aminuddin mengatakan, dalam reses kali ini berbeda dengan sebelumnya. Jika selama ini pelaksanaan reses mengundang manajeman PDAM dan Dinas Pekerjaan Umum, dalam reses di masa persidangan tiga ini mengundang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Kesehatan.

“Malam ini kita menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang sedang kita alami. Jika selama ini kita mengundang PDAM dan Dinas Pekerjaan Umum, kali ini kita mengundang Dinas Pendidikan serta Dinas Kesehatan, karena aspirasi masyarakat berkaitan dengan dua dinas tersebut, yakni terkait masalah fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan,” katanya.

Menurut Aminuddin, masyarakat di Kecamatan Balikpapan Tengah menginginkan pembangunan fasilitas pendidikan yang selama ini diharapkan, yakni sekolah negeri mulai dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Aspirasi masyarakat hanya fokus kepada fasilitas pendidikan dan kesehatan yang harus segera ditangani,” ujarnya.

Lanjut Aminuddin, akan segera mengusulkan lahan eks Puskesmas yang ada di kawasan Kelurahan Karang Jati, yang saat ini sudah dipindah di RT 01 Karang Bugis agar bisa dipergunakan untuk pembangunan sekolah.

“Lahan tersebut nanti kita usulkan kepada Pemerintah walaupun lahannya tidak terlalu luas, paling tidak ada upaya dilakukan oleh Pemerintah,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan di tahun depan ada titik terang untuk pembangunan sekolah negeri di wilayah Kecamatan Balikpapan Tengah, apakah untuk SMP atau SMA, maupun SMK,” tuturnya.

Begitu pula masalah kesehatan, Balikpapan Tengah yang wilayahnya cukup luas dengan jumlah penduduk yang cukup besar juga membutuhkan penambahan Puskesmas. Dengan penduduk yang cukup besar, Puskesmas yang ada sudah tidak bisa lagi menampung pasien.

“Semoga pemerintah tahun depan sudah bisa menambah pembanguanan Puskesmas. Kalau pun tidak bisa di tahun depan, paling tidak tahun 2022 mendatang sudah bisa dibangun,” tandasnya. [*]

Previous articleMerasakan Gejala Covid-19 Saat Berlibur, Apa yang Harus Dilakukan?
Next articleKetua DPRD Balikpapan Tegaskan ASN Harus Netral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.