Home DPRD Balikpapan DPRD Balikpapan Tinjau Beberapa Proyek yang Tidak Sesuai

DPRD Balikpapan Tinjau Beberapa Proyek yang Tidak Sesuai

206
0

Oleh: Harry F. Darmawan

Komisi III DPRD Kota Balikpapan mengadakan peninjauan langsung ke sejumlah titik proyek perbaikan drainase di Balikpapan, pada Senin (30/11/2020).

Tinjauan dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri, didampingi anggota komisi III Taufik Qul Rahman, H. Danang Eko, Amin Hidayat, dan Fadilah, serta beberapa Staf DPRD.

Selain adanya laporan yang disampaikan warga terkait pekerjaan yang tidak sesuai, kegiatan ini juga untuk mengetahui sejauh mana pengerjaan yang sudah dilakukan para Kontraktor. Mengingat ini sudah memasuki musim penghujan, banjir pun bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Hari ini Komisi III hanya meninjau saja proyek drainase di beberapa titik yang sedang berjalan di Balikpapan. Ditambah ada aduan masyarakat terkait proyek yang tidak sesuai dengan aturan pengerjaannya,” ujar Alwi.

Beberapa proyek yang tidak sesuai itu di antaranya, drainase di samping Bank Mandiri yang bersebelahan dengan Polresta Balikpapan. Ternyata lebih besar trotoarnya dibandingkan dengan jalan, padahal itu bukan jalan utama.

Alwi juga menyoroti pembangunan drainase di Jalan Beller, MT Haryono, di mana pembangunan drainase yang seharusnya lurus, malah berbelok, Tentu itu yang harusnya dipertanyakan Komisi III kepada kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

Komisi III juga mempertanyakan pembangunan pagar yang dikerjakan kontraktor. Apakah pembangunan pagar tersebut masuk dalam proyek drainase yang dikerjakan atau ganti rugi lahan.

“Menurut informasi yang diterima di lapangan bahwa pembangun pagar milik perusahaan tersebut sebagai bentuk ganti rugi lahan. Kami akan memanggil beberapa pihak terkait apa benar, drainase yang dibangun di atas lahan milik perusahaan, Jika memang itu lahan milik perusahaan, kita akan lihat surat tanahnya dan sampai mana batas tanah yang dimiliki perusahaan tersebut,” jelas Alwi.

Sementara itu, Taufik Qul Rahman sangat menyayangkan pembangunan drainase yang ada, baik di samping Bank Mandiri Jalan Jenderal Sudirman serta drainase yang berada di Jalan Beller, MT Haryono yang dinilai masih banyak persoalan.

“Kita akan memanggil pimpinan kontraktornya, termasuk pimpinan Bank Mandiri untuk diadakan pertemuan terlebih dulu. Untuk drainase di Jalan Beller, Komisi III lebih menyoroti terkait fasilitas umum, di mana ada pembangunan pagar milik perusahaan yang dikerjakan kontraktor sebagai bentuk ganti rugi lahan pengerjaan drainase. Kami akan mempertanyakan nantinya masalah ini,” beber Taufik. [*]

Previous articleDPRD Respon Baik Pembelajaran Tatap Muka
Next articleDPRD Imbau Warga Jangan Takut Datang Ke TPS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.