Home DPRD Balikpapan Bahas Mekanisme Reses Dewan, Sekretariat DPRD Samarinda Studi Banding ke DPRD Balikpapan

Bahas Mekanisme Reses Dewan, Sekretariat DPRD Samarinda Studi Banding ke DPRD Balikpapan

121
0

DPRD Kota Balikpapan menerima kunjungan kerja dari Sekretariat DPRD Kota Samarinda terkait studi banding mekanisme cara memfasilitasi anggota DPRD akan tupoksinya, sekaligus mekanisme Reses anggota DPRD Kota Balikpapan. Kunjungan kerja ini disambut oleh Kabag Humas Seketariat DPRD Balikpapan Yosep di ruang rapat DPRD Balikpapan, pada Selasa (27/4/2021).

Kabag Humas Seketariat DPRD Balikpapan menyebut, beberapa mekanisme studi banding terkait reses anggota DPRD di Kota Balikpapan di tengah pandemi, yakni secara virtual, secara WhatsApp, dan secara pertemuan.

“Untuk pertemuan tidak lebih dari 30 orang sesuai rekomendasi gugus tugas. Untuk via virtual, harus ada bukti record-nya, dan untuk via Whatsapp, ada capture-nya, jadi ada bukti dokumentasi dan pendampingan wartawan untuk publikasinya,” ujar Yoseph seusai menerima kunjungan kerja sekretariat DPRD Kota Samarinda.

Disampaikan beberapa hal terkait dengan perubahan struktur organisasi STOK Sekretariat DPRD Samarinda. DPRD Samarinda merupakan tipe A, sedangkan di Balikpapan merupakan tipe B, meskipun jumlah anggotanya sama, yakni 45 anggota dewan. Jadi di Sekretariat DPRD Samarinda sudah memiliki bagian fasilitasi dan pengawasan, sedangkan di Balikpapan masih menyesuaikan di tahun 2022 sesuai dengan Permendagri Nomor 104.

”Jadi nanti perubahan strukturnya yang sekarang kan ada bagian umum, bagian keuangan, bagian risalah persidangan, dan perundang-undangan, nanti ke depannya di 2022 itu ada penambahan bagian fasilitasi dan pengawasan. Ini adalah hal yang baru, harus studi banding,” katanya.

Dijelaskannya, sebelum menyesuaikan, ada wacana perubahan peraturan dari Kemenpan RB terkait dengan penyederhanaan birokrasi, di mana merubah pejabat struktural menjadi fungsional.

“Meskipun masih wacana dan belum pasti, tetapi kita sharing aja,” jelasnya.

Dalam kunjungan kerja ini, juga membahas rencana kerja anggota dewan apabila terjadi perubahan rencana kerja (renja). Di sini cara menyiasatinya dengan mengadakan rapat unsur pimpinan.

Di tempat terpisah, Kabag Fasilitasi Anggaran dan Pengawasan Fasilitas Seketariat DPRD Kota Samarinda, Ita Asmania menyampaikan, kunjungan kerja ke Seketariat DPRD Balikpapan untuk sharing dalam rangka pembenahan tiga sub bagian pengawasan, yakni bagian pengawasan, bagian aspirasi dan kerjasama, dan bagian risalah dan persidangan.

“Kita cuma sharing dalam rangka pembenahan, siapa tahu di sini bisa dijadikan rujukan,” jelasnya.

Lebih lanjut Ita memaparkan, dalam kunjungan ini pihaknya mendapatkan hal baru, yaitu terkait reses anggota DPRD yang bisa dijadikan contoh penerapannya di DPRD Samarinda nantinya. Di Balikpapan reses dilaksanakan dengan sistem yang sudah disiapkan.

“Semisal katering di sini sudah disiapkan 5 katering, tinggal pilih, sedangkan di Samarinda, anggota dewan memilih sendiri. Inilah yang menjadi kesulitan kita dalam hal SPJ karena pihak ketiga ada yang lambat,” urainya.

Ditanya memilih Kota Balikpapan untuk studi banding, Ita mengatakan, di masa pandemi lebih mencari referensi kota terdekat. [*]

Previous articleDPRD Balikpapan Apresiasi Aksi Solidaritas Wartawan Tempo
Next articleDPRD Mendukung Larangan Mudik Lebaran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.