Home DPRD Balikpapan Kaltim Bakal Dapat Vaksinasi 75 ribu dan Balikpapan Dapat 14 Ribu

Kaltim Bakal Dapat Vaksinasi 75 ribu dan Balikpapan Dapat 14 Ribu

91
0

Sewaktu launching 10 ribu dosis vaksin yang disumbang komunitas Kill Covid-19 yang merupakan kalangan pengusaha di Kota Balikpapan, yang juga mendukung percepatan vaksinasi di Gedung BSSC Dome. Kini tidak lama lagi juga ada bantuan vaksin datang dari HUT Bhayangkara yang ke-75 Tahun.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono Sastro Prawiro mengatakan, Kaltim akan mendapat sumbangan vaksin Covid-19 sebanyak 75 ribu dosis.

“Saya dapat Informasi kedepannya dari Kadiskes Polda Katim Bapak Jarot dalam waktu dekat ini akan juga mendapat bantuan vaksin berjumlah 75 ribu untuk masyarakat Kaltim,” kata Budiono, saat menghadiri launching 10 ribu vaksin di Gedung BSSC Dome.

Budiono juga menyampaikan, dari sumbangan itu warga Balikpapan akan mendapat sekitar 14 ribu dosis vaksin. “Artinya nanti dibagi se-Kaltim dan Kota Balikpapan kalau nggak salah hampir lebih dari 14 ribu, dan Ini kan program percepatan vaksinasi, vaksinnya ini kan sumbangan dari Komunitas yang di wakili mantan Ketua KONI Balikpapan Roy Nirwan,” ucapnya.

Politisi fraksi PDIP ini juga mengungkapkan, mudah-mudahan, nanti ada tambahan lagi tentunya kedepannya bisa menambah kekebalan warga Kota Balikpapan yang belum mendapat vaksin tentunya ada klaster-klasternya, yang mulai lanjut usia (Lansia), pelayanan publik, guru dan lainnya.

“Kita sudah secara kalkulasi sudah persentasekan dari total penduduk Balikpapan mudah-mudahan vaksin juga bisa bertambah terus untuk bisa meningkatkan kekebalan karena bulan Juli prediksinya itu akan puncak-puncaknya pandemi Covid,” tegasnya.

Sementara itu Budiono meminta, agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) secara ketat, sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19 agar tidak terus meluas.

“Beberapa contoh kasus ini, orang pada bisa berangkat ke luar daerah, tapi nggak bisa pulang. Jadi untuk saat ini mohon kiranya tetap melaksanakan prokes itu yang terpenting, apalagi varian Covid-19 terakhir Delta itu yang ganas-ganasnya,” terangnya. [*/to]

Previous articlePansus Perumda Minta Aset Rp 16 Miliar Milik Perumda Dibekukan
Next articleSistem Zonasi PPDB Masih Terus Berjalan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.