Home DPRD Balikpapan Tahun 2022 Rumah Sakit Balikpapan Timur Belum Bisa Dibangun

Tahun 2022 Rumah Sakit Balikpapan Timur Belum Bisa Dibangun

85
0

Keluhan masyarakat di wilayah Balikpapan Timur, yang mengharapkan dibangunnya rumah sakit di wilayah Balikpapan Timur. Kalau kita bayangkan seperti daerah Gunung Binjai, Jalan Traktor dan lainnya di Balikpapan Timur, mungkin selalu kesulitan menuju rumah sakit ketika mendapatkan rujukan dari Puskesmas karena jauhnya akses.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, menanggapi serius, salah satunya Nurhadi Saputra yang sering mengusulkan dibangunnya Rumah Sakit di Wilayah Balikpapan Timur.

“Jadi mengenai Rumah Sakit di wilayah Balikpapan Timur itu setelah komunikasi dengan Bappeda, dia mengatakan bahwa daerah yang paling siap untuk dibangun rumah sakit dari segi segala kriteria lokasi, kemudian kebutuhan dana sebenarnya yang paling butuh Balikpapan Timur,” kata Nurhadi Saputra.

Lanjut Nurhadi, cuma karena tidak tahu unsur politis atau apa untuk di tahun depan pembangunan katanya di daerah Balikpapan Barat tapi masih banyak permasalahan.

“Apalagi yang di Balikpapan Barat disiapkan anggaran sekitar 5.000 meter persegi setengah hektar dari lokasinya pun juga masih banyak prokontra, karena lokasinya menurut saya secara pribadi tidak layak,” ucapnya.

Politisi fraksi PPP ini juga menyampaikan, bukannya saya tidak mendukung pembangunan di daerah Balikpapan Barat tapi bisa direlokasi di daerah lain kalau memang di Balikpapan Barat masih ada lokasi lain yang lebih layak ya setuju saja.

Dia juga menjelaskan, kalau dari faktor kebutuhan, Balikpapan Timur lebih membutuhkan. Apalagi dalam mendapatkan pelayanan kesehatan di Balikpapan Barat akses ke rumah sakit lebih terjangkau, juga ada pilihan dan sedangkan Balikpapan Timur sangat jauh.

“Cuma kalau dari faktor kebutuhan karena kan kalau dari Balikpapan Barat ini kan Rumah Sakit bisa akses ke Ibnu Sina, juga bisa ke Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) kan dekat, kalau Balikpapan Timur sekitar 40 menit baru bisa ketemu Rumah Sakit, makanya jauh,” jelasnya.

Dia juga menyampaikan, saya secara pribadi sudah meminta kepada Bappeda Balikpapan, ternyata ada anggaran Rp 300 juta baru untuk studi kelayakan Feasibility Study (FS). Dan memperkirakan studi kelayakan selesai dalam 1 kali masa anggaran. Kemudian di Detail Engineering Design (DED)-nya bisa di APBD Perubahan 2022.

“Berarti tahun 2023, kalau pun studi kelayakannya tidak ada kendala. Kalau ternyata ada kendala, bisa saja 2024. Nah 2024 ini kan sudah tahun politik,” ungkapnya

Nurhadi yang juga Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Timur juga meminta kebijakan Rahmad Mas’ud sebagai Wali Kota, untuk bisa pembangunan rumah sakit di Balikpapan Timur.

“Untuk itu, saya sudah minta kebijakannya Pak Rahmad selaku Wali Kota, tidak bisa kah kalau studi kelayakan dan DED-nya itu di Perubahan ini. Jadi di tahun depan bisa sama-sama membangun. Balikpapan Timur membangun, Balikpapan Barat juga membangun. Karena, bagaimana pun kebutuhan yang betul-betul mendesak ini sebenarnya di Balikpapan Timur, tolong lah pak Wali Kota H Rahmad Mas’ud,” ungkapnya. [*/to]

Previous articleDPRD Balikpapan Konfirmasi RPJMD Balikpapan Masih Dalam Proses
Next articlePemkot Balikpapan Akan Bangun 18 Sekolah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.