Home DPRD Balikpapan DPRD Dorong Pemanfaatan SILPA untuk Covid-19

DPRD Dorong Pemanfaatan SILPA untuk Covid-19

53
0

Setelah penyerapan anggaran di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terhadap anggaran murni tersebut tergolong kecil sehingga tidak bisa terserap secara maksimal. DPRD Kota Balikpapan akan memanfaatkan sisa lebih penggunaan anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2021 untuk penanggulangan Covid-19.

Anggota Badan Anggaran DPRD Balikpapan Taufik Qulrahman mengatakan, salah satunya dengan memanfaatkan SILPA dari satuan kerja yang kecil penyerapan anggarannya. Pihaknya memiliki komitmen menyisihkan anggaran untuk penanggulangan Covid-19 selama pandemi masih berlangsung.

“Ini sesuai dengan permintaan presiden kepada seluruh daerah. Dengan kondisi ini tentunya akan kita arahkan ke penanggulangan Covid-19. Itu yang jadi prioritas bersama pendidikan dan pemulihan ekonomi,” katanya kepada media, pada Senin (23/8).

Lanjutnya, adapun saat ini, DPRD bersama Pemkot Balikpapan sedang melakukan pembahasan terhadap APBD perubahan 2021 untuk menentukan pemanfaatan SILPA tersebut. Mengenai besaran SILPA yang didapatkan, pihaknya belum memperoleh angka secara pasti. Namun angka tersebut berada di kisaran puluhan hingga Rp 100 miliar.

“Bisa juga termasuk BPJS gratis dan subsidi anak sekolah. Kita lihat pengaturannya dan kalau untuk pembangunan tidak akan cukup waktunya. Ini yang sedang dibahas dalam APBD perubahan,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan, karena pengelolaan anggaran daerah untuk menangani dampak dari Covid-19 wajib diserahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersentuhan langsung di lapangan. Dan anggaran Covid-19 tetap dititipkan langsung di OPD terkait. Seperti dinas komunikasi dan informasi, dinas kesehatan, satpol PP dan Dinas sosial.

“DPRD siap mendukung hal tersebut, kita selalu mengikuti instruksi presiden. Apa yang diinstruksikan presiden kepada pemerintah daerah selalu dilaksanakan untuk penanganan Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, anggaran untuk penanggulangan Covid-19, tambah Abdulloh, akan menyesuaikan dengan refocusing yang tahun ini mencapai Rp 150 miliar. Bahkan jika pandemi Covid-19 masih berlanjut di tahun depan maka pihak DPRD tetap berkomitmen menyisihkan anggaran untuk menanggulangi dampaknya. “Kita tetap komitmen untuk anggarkan penanganan Covid-19. Kita akan ukur keuangan kita,” tambahnya. [*/to]

Previous articlePemkot Balikpapan Akan Bangun 18 Sekolah
Next articleGedung DPRD Batal, Karena Tidak Sesuai DED

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.