Home DPRD Balikpapan Reses Selama Pandemi Covid-19, Bisa Dilakukan secara Virtual

Reses Selama Pandemi Covid-19, Bisa Dilakukan secara Virtual

30
0

RAPAT PARIPURNA INTERNAL KE-31

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menggelar rapat paripurna internal ke-31 di ruang rapat gabungan paripurna, pada Kamis (2/9). Rapat dimulai pukul 11.00 Wita.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono Sastro Prawiro mengatakan, dalam satu tahun, masa sidang dilakukan tiga kali, Januari sampai dengan April, Mei sampai dengan Agustus dan September hingga Desember. Dan dalam rapat tersebut agenda yaitu penutupan masa sidang dua dan pembukaan masa sidang tiga.

“Jadi rapat paripurna internal ke-31 agendanya yaitu penutupan masa sidang dua dan pembukaan masa sidang tiga. Kemudian mengagendakan kegiatan masa sidang tiga selama September hingga Desember. Kegiatannya adalah reses, ada pembahasan anggaran perubahan, juga ada sidang serta kunjungan lapangan dan kegiatan lainnya,” kata Budiono yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Balikpapan.

“Selain itu juga ada pendalaman tugas, seperti bimbingan teknis (Bimtek), konsultasi dan lainnya,” imbuh Budiono.

Lanjut Budiono, pembahasan dengan merencanakan agenda untuk anggota DPRD, selain itu juga ada Rencana Kerja (Renja) per satu tahun, lalu digenjot menjadi per empat bulan. Dia juga menyampaikan, tidak ada rapat paripurna selama reses, karena semua anggota DPRD Balikpapan ditugaskan kembali ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing dengan menjaring aspirasi, mendengarkan masukan dari masyarakat melalui dapil masing-masing.

Terkait agenda reses selama pandemi Covid-19 ini sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan (prokes). Anggota DPRD kembali ke dapilnya masing-masing untuk mengadakan pertemuan dengan masyarakat. Tapi selama pandemi Covid-19, bisa menggunakan pola door to door, juga bisa pertemuan secara virtual, dengan video call apabila jumlah orangnya hanya maksimal 8 orang.

“Dan kalau lebih banyak orangnya yang ikut bergabung kita pakai Zoom Meeting,” ucapnya.

“Menjaring aspirasi dengan cara virtual, seperti Zoom Meeting kita dengarkan hingga mencatat apa yang dikeluhkan masyarakat tersebut. Dan biasanya difasilitasi dengan makanan dan minuman kita antarkan ke rumah masing-masing,” tutupnya. [*/to]

Previous articleRumah Sakit Balikpapan Timur Baru Usulan DED dan FS
Next articleDPRD Balikpapan Minta OPD Tata Perizinan dan Tangani Banjir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.