Home DPRD Balikpapan Syukri Minta Target Vaksinasi Bisa Segera 80 Persen

Syukri Minta Target Vaksinasi Bisa Segera 80 Persen

56
0

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan juga mengingatkan untuk saat ini Maulid Nabi di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 bisa dilaksanakan secara tatap muka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Syukri Wahid menyebut, dilonggarkannya beberapa aturan terkait status PPKM level 2 berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Balikpapan.

Lanjutnya, kelonggaran yang diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan juga harus dikontrol dengan baik agar tak terjadi potensi ledakan susulan Covid-19.

Output-nya adalah meningkatnya mobilisasi masyarakat, tapi saya meminta kepada pemerintah kota terus mendorong agar capaian vaksin bisa diangka 80-an persen,” kata Syukri Wahid, pada Selasa (19/10/2021).

Dia juga menyampaikan, dengan menggalakan vaksinasi hingga mencapai target di atas 80 persen, akan membuat herd immunity atau kekebalan kelompok akan terbentuk.

“Pada akhirnya kita akan menemukan titik keseimbangan,” ucapnya.

Syukri juga mengimbau agar dibukanya kembali ruang-ruang ekonomi seperti pariwisata, cafe-cafe dan bioskop tetap dengan disiplin mematuhi prokes.

Syukri mengungkapkan, dengan kesadaran penerapan prokes ditambah kesadaran vaksinasi terus berjalan, maka Kota Balikpapan akan dapat segera melewati wabah Covid-19 yang semakin melandai kasus terpaparnya.

“Keseimbangan disebut dengan konsep endemik bukan lagi pandemik,” ungkap Syukri Wahid.

Politisi fraksi PKS ini juga menjelaskan, kalau ada warga memperingati maulid nabi, dari pemerintah pusat sudah memberi kelonggaran dengan tetap menerapkan prokes ketat. [*/to]

Previous articleDewan Sampaikan Pandangan Umum Terkait Pendidikan, Banjir, UMKM, SDM, dan ASN
Next articleAPBD-P 2021 Kota Balikpapan Ditetapkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.