Leisure

Mengapa Tumbler Lebih Baik dibandingkan Botol Plastik?

Penggunaan tumbler atau botol minuman saat ini sangat mendukung kampanye pemerintah yang menghimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dan  beralih menggunakan wadah minuman yang dapat diisi ulang. Hal ini akan membuat hidup lebih sehat dan dapat mengurangi pengeluaran.

Tumbler dengan harga terjangkau dengan berbagai model kini banyak dipasarkan di toko-toko online. Untuk dibawa ke sekolah, kapasitas tumbler bervolume 300-450 mililiter cukup sesuai untuk anak sekolah. Untuk di tempat kerja, sebaiknya tumbler berukuran lebih besar. Sebagai gambaran, orang yang bekerja di ruangan ber-AC, membutuhkan air putih sebanyak 1,9 liter-2,8 liter setiap hari. 

Berikut sejumlah alasan bagi Anda agar mulai beralih menggunakan tempat minuman selain dari bahan plastik.

1. Menjaga lingkungan

Salah satu alasan utama untuk berhenti menggunakan cangkir sekali pakai, yakni untuk menjaga lingkungan. Gelas sekali pakai memang ramah lingkungan, namun faktanya, hanya 1 dari 400 gelas tersebut yang benar-benar didaur ulang kembali. Proses mendaur ulangan gelas sekali pakai tak bisa disamakan dengan karton. Dengan menggunakan tumbler sebagai pengganti wadah air minum, Anda dapat mengurangi dampak lingkungan yang disebabkan limbah gelas plastik.

2. Menghemat Pengeluaran

Seiring meningkatnya kesadaran untuk menjaga lingkungan, sejumlah gerai kopi atau kafe ikut serta berupaya mengurangi limbah gelas sekali pakai. Mereka memberikan harga spesial bagi para pelanggan yang membawa tumbler sendiri saat membeli kopi.  Dengan membawa tempat minum sendiri saat membeli kopi, Anda dapat menghemat pengeluaran.

3. Suhu Minuman Lebih Terjaga

Gelas sekali pakai tak bisa menjaga suhu kopi atau teh dalam waktu yang lama. Tumbler yang dilengkapi lapisan khusus mampu menjaga suhu minuman tetap terjaga. Jadi, Anda tetap bisa menikmati rasa kopi seperti halnya saat Anda meminum di kafe.

4. Menghindari Zat Kimia

Saat memesan kopi panas yang dikemas dalam gelas plastik, ada rasa aneh dari plastiknya yang tercecap. Selain itu, beberapa lapisan pada gelas plastik sekali pakai juga mengandung zat kimia BPA (Bisphenol A) yang diklasifikasikan sebagai bahan beracun, dan dikaitkan dengan kanker. Akan lebih baik bila Anda mencegahnya dengan beralih menggunakan tempat minum. 

Wadah lainnya untuk menyimpan air adalah termos, botol yang diberi dinding dalam rangkap yang dirancang membentuk seperti kaca dengan bahan mengkilap yang dapat menyimpan cairan agar tetap memiliki suhu seperti semula. 

Dinding termos yang dirancang seperti kaca dapat menahan panas yang terdapat pada air panas tidak berpindah dengan cepat. Radiasi panas yang dipancarkan air mendidih dapat ditahan oleh dinding dalam sehingga air panas dapat bertahan dalam beberapa hari.

Sebelum memilih botol termos, pertimbangkan tiga hal: harga, permukaan dalam, dan tes magnet.

  1. Jangan memilih botol dengan harga yang murah tanpa mengetahui kualitasnya.
  2. Lihat bagian dalam dari botol. Bila dalamnya terlihat seperti jahitan, kemungkinan besar botolnya berkualitas rendah. Botol termos yang baik bentuk dalamnya seperti tabung yang tidak bersekat. 
  3. Tempelkan magnet ke arah botol Anda. Bila magnet itu menempel, bahan utama termos tersebut bukan dari aluminium dan berisiko beracun. Besi berkualitas tinggi akan menolak magnet tersebut.  (*)

Source : https://gaya.tempo.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button