Technology and Tips

Tips Menghadapi Bus Atau Truk Bagi Pengendara Mobil dan Motor

Buat kamu yang menjadi pengguna jalan, baik bermobil pribadi atau sepeda motor, sering kali berada di posisi sulit saat menyikapi kemauan bus atau truk di jalan raya. Apalagi banyak sekali pengendara motor atau mobil yang terlibat kecelakaan dengan kendaraan besar seperti bus dan truk. Kamu malah makin ngeri bahkan sampai jaga jarak nggak mau deket-deket apalagi ketemu.

Nah, biar kamu bisa tetap mengemudi dengan aman, sabar dan bisa mencegah terjadinya kecelakaan, simak yuk tips saat menghadapi bus malam, seperti yang dilansir brilio.net, Sabtu (27/3) dari berbagai sumber:

1. Kalau jalur kamu diambil dari arah berlawan

Kurangi kecepatan, minggir ke kiri, cukup pasang lampu sein kanan (sinyal bahwa kamu minta diberi jalan) dan kasih lampu jauh (dim) sekali saja (sinyal peringatan “awas”) jangan dipantheng maka kamu akan dihormati dan dikasih jalan. Tapi kalau lampu jauh di pantheng, jangan harap dikasih jalan. Try it and believe it!

2. Kamu mau menyalip bus
Kasih lampu dim sekali sebelum nyalip dan kalau tiba-tiba waktu nyalip ada kendaraan berlawanan cukup dekat dari arah depan, cukup bel pendek sekali dan dim sekali. Insyaallah kamu akan dikasih jalan.

3. Kamu mau menyalip bus tapi di depan bus ada truk

Kalau kamu ada di belakang bus, di depan bus ada truk dan kamu mau menyalip truk, nyalakan dim sekali saat masih di belakang bus. Ini sebagai pertanda bahwa ada yang mengikuti bus. Lalu perhatikan lampu sein busnya:

– Kalau sein bus dinyalakan terus di kanan, artinya di depan aman dan kamu bisa mengikuti busnya.

– Kalau sein bus dinyalakan sebentar ke kanan terus sein balik ke kiri, artinya ada kendaraan dari arah berlawanan, yang di belakang harus balik ke kiri.

– Kalau sein bus tiba-tiba mati setelah sein kanan dinyalakan, artinya kamu boleh mengikuti boleh nggak, seharusnya sih kamu bisa mengikuti tapi biar lebih aman, kamu mengintip sedikit ke kanan. Tapi tetap berhati-hati ya.

4. Bertemu bus malam dari arah berlawanan

Tidak bisa dihindari kalau waktu di jalan raya kamu bakal bertemu dengan bus dari arah yang berlawanan. Perhatikan lampu sein bus, kalau sein bus dinyalakan ke kiri, artinya di belakang ada kendaraan lain yang ingin menyalip juga. Hati-hati ya. Tapi kalau bus mematikan lampu utama dan memasang lampu hazard artinya bus memintamu untuk memberi jalan dan di belakang bus ada kendaraan yang juga mau ikutan menyalip dengan jarak yang terlalu dekat.

5. Kamu berada di antara bus/truk
Pasti kamu semua sering melihat ada bus berjejer di lampu merah bahkan ada juga yang sampai mengambil bagian kiri jalan untuk mendahului. Saat lampu hijau, bus itu saling mendahului dan alhasil bus yang berada di kiri jalan akan pindah jalur ke kanan dengan menyalakan sein kanan. Nah, saat itu kamu ada di tengah-tengah 2 bus tersebut. Posisi yang nggak enak banget sekaligus berbahaya.

Tapi kamu punya 3 pilihan. Pertama, beri lampu hazard saat kamu jalan setelah lampu hijau dan pelankan laju kendaraan kamu, biarkan bus itu mendahului kendaraanmu. Kedua, sebelum lampu hijau, nyalakan sein kanan dan masuk di antara bus yang berjejer tersebut, tapi kamu harus siap menambah kecepatan dan tetap menjaga jarak. Pilihan terakhir adalah usahakan jangan berada di antara mereka, bus maupun truk. Sing waras ngalah. Nek ra sabar maburo.

Gimana, pernah nggak ada di posisi tersebut? Ya, yang paling penting kamu harus tetap sabar, jaga jarak dan selalu perhatikan lampu sein bus atau truk ya. Jangan melamun apalagi tidur waktu mengemudi. Bahaya! Semoga bermanfaat dan salam TTDJ!

Source : Brilio.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button